Satu Lagi, Penonton Judi Sabung Ayam Tewas di Sungai Ditemukan

KEPANJEN – Usaha pencarian terhadap tubuh Suwaji, 56 tahun, satu dari dua penonton judi sabung ayam yang kabur dengan menceburkan diri ke Sungai Metro, saat ada penggrebekan, akhirnya berhasil ditemukan pagi kemarin. Tubuh warga Jalan Ketanen, Kelurahan Penarukan, Kepanjen ini, ditemukan mengambang di Bendungan Sengguruh Kepanjen pagi sekitar pukul 08.30.
Karena pihak keluarga menerima kematiannya, setelah dievakuasi jenazahnya langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan. Pihak keluarga menolak permintaan visum di rumah sakit, dengan menyertakan surat pernyataan.
“Jenazahnya ditemukan tadi pagi (kemarin, red) oleh petugas. Saat ditemukan kondisi tubuh korban mengapung dan sudah melembung. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban,” ungkap Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.
Sekedar diketahui, Kamis (28/11) sore lalu, petugas Reskrim Polsek Kepanjen melakukan penggrebekan judi sabung ayam di Desa Kedung Pedaringan, Kepanjen. Penggrebekan dilakukan setelah petugas mendapat laporan dari warga sekitar yang mengeluhkan adanya judi sabung ayam di semak-semak pinggir sungai.
Namun belum sempat melakukan penggrebekan, para pelaku judi termasuk penonton kabur setelah mengetahui kedatangan petugas. Dua penonton diketahui kabur dengan menceburkan diri ke Sungai Metro. Polisi pun saat itu hanya berhasil mengamankan seperangkat alat judi serta tiga sepeda motor milik pelaku.
Dua jam setelah penggrebekan, petugas mendapat informasi ada dua penonton judi yang terjun ke Sungai Metro. Satu penonton atas nama Wiji, warga Jalan Kawi Kepanjen, tubuhnya sore itu ditemukan warga tersangkut di batu dan meninggal dunia. Sedangkan satu lagi yaitu Suwaji, dilaporkan hilang. Dan baru kemarin tubuhnya berhasil ditemukan sudah dalam kondisi meninggal.(agp/aim)