Kali Kedua, Maling Tewas Dimassa di Jabung

JABUNG – Kali kedua kurun waktu dua bulan, pria yang diduga sebagai pelaku kejahatan meregang nyawa setelah diamuk massa di wilayah hukum Polsek Jabung. Kali ini terjadi di Dusun Bayung, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung. Diduga akan mencuri di rumah warga, Mr. X di massa warga yang geram dengan aksi pencurian itu, dini hari kemarin, sekitar jam 2.30 WIB.
Pria yang teridentifikasi usia sekitar 40 tahun, berambut pendek, memakai jaket coklat dan memakai celana panjang hitam bergaris merah, tewas dalam perjalanan setelah berhasil dievakuasi petugas untuk dibawa ke RSSA Malang. Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan dua ekor burung Kenari, tiga sangkar burung yang satu diantaranya rusak, potongan bambu yang masih berlumuran darah.
“Aksi nekat yang dilakukan warga diduga karena merasa geram dengan aksi Mr X yang kedapatan melakukan pencurian di rumah seorang warga. Karenanya, tersangka langsung dihakimi di lokasi kejadian,” kata Kapolsek Jabung, AKP Yatmo.
Dijelaskannya, kejadian itu berawal ketika Muhammad Rokhim, 26 tahun warga Dusun Bayung, hendak memberi makan burung Kenari miliknya yang dipelihara di dalam rumah. Dini hari itu, korban yang mengembangkan Kenarinya di dalam kamar depan, spontan terkejut begitu mendapati sejumlah burung peliharaannya telah raib.
Sadar jika rumahnya usai kedatangan tamu tak diundang, tanpa pikir panjang korban pun lantas meloncati jendela kamar yang terbuka dan diduga sebagai pintu masuk pelaku. Saat sampai di luar rumah itulah, korban melihat ada tiga orang yang tidak dikenal di sisi belakang rumahnya.
Kontan, Rokhim langsung berteriak maling kepada ketiganya.
Apes bagi korban, saat mendengar teriakan itu, seorang pelaku melemparnya dengan batu dan mengenai muka. Meski demikian, korban tetap mencoba mengejar pelaku hingga akhirnya seorang tersangka terlibat perkelahian dengan korban.
Tidak lama itulah, warga yang mendengar teriakan langsung mendatangi lokasi. Tanpa menunggu perintah, warga pun dengan spontan langsung menghakimi Mr x.
Petugas yang mendengar informasi, spontan langsung turun ke lokasi. Sayang, jauhnya lokasi membuat pria tidak dikenal itu sudah bonyok. Bahkan di bagian kepala bagian kiri, mengalami pembengkakan sehingga meninggal dalam perjalanan.
“Dalam kejadian itu ada tiga pelaku yang berhasil membawa sedikitnya sekitar 20 ekor kenari. Namun, hanya seorang yang berhasil ditangkap,” tambahnya. (sit/aim)