Korban Amuk Massa di Jabung Warga Krajan Tumpang

MALANG POST  - Teka-teki siapa identitas Mr. X, korban amuk massa di Dusun Bayung, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, yang diduga sebagai pelaku pencurian kenari mulai terungkap. Dari keterangan yang diperoleh, korban teridentifikasi bernama Ngatimin, 45 tahun warga Dusun Ngingit, Desa Krajan, Kecamatan Tumpang.
Terungkapnya identitas pria yang diduga sebagai pelaku pencurian kenari milik Muhammad Rokhim itu, setelah pihak keluarga bersama pihak desa Krajan, memastikan ke kamar jenazah RSSA Malang. Dari pengecekan itu, diperoleh kepastian bahwa korban amuk massa memang Ngatimin.
“Setelah dipastikan bahwa jenazah itu benar Ngatimin, selanjutnya jenazah langsung dibawa pulang untuk dimakamkan. Terhadap kejadian itu, pihak keluarga juga diminta membuat surat pernyataan,” terang Kapolsek Jabung, AKP Yatmo.
Dijelaskannya, dari informasi yang diberikan anak laki-laki korban, melalui komunikasi telepon, menghubungi ibunya untuk mengecek jenazah di kamar mayat yang di duga sebagau Ngatimin.
“Apakah anak laki-laki korban ada keterkaitan dengan kejadian pencurian di Dusun Bayung, anggota masih melakukan pengembangan. Yang pasti, korban dari amuk massa dan diduga sebagai pelaku pencurian sudah teridentifikasi,” tambahnya.
Disinggung mengenai keberadaan anak korban, Yatmo mengungkapkan, untuk sementara masih belum diketahui. Masalahnya, saat ibu dan perangkat desa menjemput jenazah di RSSA Malang, anak korban tidak turut serta.
“Terhadap dua pelaku lain masih dilakukan pengembangan. Mudah-mudahan, keduanya bisa segera tertangkap,” paparnya.
Sebagaimana diberitakan, Sabtu dini hari terjadi aksi massa terhadap pelaku yang diduga mencuri burung kenari milik seorang warga di Dusun Bayung. Akibat kejadian itu, pemilik burung harus kehilangan hewan yang diternak sekitar 20 ekor, sementara seorang pelaku meregang nyawa akibat dijadikan sasaran warga. Korban meninggal dalam perjalanan ke RSSA Malang. (sit/aim)