Caleg Rampok Juga Residivis di Purbalingga

MALANG POST - Indra Kusumah (46), seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Musirawas, Sumatra Selatan yang merupakan otak dari pelaku perampokan nasabah bank di Tuban, ternyata bukan kali ini saja tertangkap.
Sebab pada tahun 2010 lalu, Indra juga pernah ditangkap dalam kasus yang sama di Purbalingga. Namun dalam melakukan aksinya saat itu, pelaku bersama dengan tiga rekannya yang berbeda.
"Indra merupakan residivis dengan kasus perampasan dengan korban nasabah bank, namun saat tertangkap di Purbalingga dia dengan komplotannya yang lain. Yakni bukan kelompoknya yang sekarang ini tertangkap," ungkap AKP Wahyu Hidayat, Kasat Reskrim Polres Tuban, Senin, 2 Desember 2013.
Dalam kasus tersebut, Indra yang mengaku Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan kini telah dipecat, telah dipenjara dengan vonis hukuman 1,8 tahun bersama pelaku lainnya. "Saat tertangkap di Purbalingga itu, pelaku juga sama incaranya adalah nasabah bank, tapi saat itu pelaku hanya berhasil membawa tas milik korban yang berisi Laptop," lanjut Kasat Reskrim asal Kabupaten Sukabumi itu.
Indra yang menjadi otak perampokan itu, ketika di Purbalingga bersama tiga rekannya yakni Sudarmono, Andi HW dan Afif, kesemuanya warga Sumatra Selatan. "Kelompok Indra selalu berganti-ganti. Dia sudah sering melakukan aksinya di wilayah Jawa, tapi kalau di Kabupaten Musirawas, Indra dikenal sebagai orang yang alim," ujar Wahyu Hidayat.
Seperti diberitakan, Indra Kusumah (46), yang mengaku Caleg PPP, tertangkap petugas Polres Tuban setelah melakukan perampokan nasabah bank. Indra bersama dengan empat orang temannya terpaksa ditembak oleh polisi lantaran berusaha melawan saat dikeler. (jpnn/udi)