Setiba di Malang,Disuruh Cari Korban Lain

MENGADU : Buruh menunjukkan berkas dari perusahaannya ketika melapor ke Polres Malang Kota, kemarin.

MALANG-Para pekerja PT Mitra Utama Global di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo mengadu ke Polres Malang Kota, kemarin. Mereka hendak melapor menjadi korban penipuan dari perusahaan tersebut. Hanya saja laporan para pekerja ini masih didalami oleh kepolisian.
Para pekerja ini, awalnya direkrut perusahaan tersebut untuk dijadikan administrasi kantor. Namun dalam perjalanannya, mereka malah diminta merekrut orang lain untuk bisnis online. Caranya, orang yang direkrut harus membayar Rp 650 ribu, dari situ mereka mendapat bagi hasil Rp 120 ribu per orang.
Pekerja yang melapor ke Polres itu sekitar 10 orang yang berasal dari berbagai daerah. Antara lain dari Blitar, Lombok, Magetan dan sejumlah daerah lainnya. Para pekerja itu direkrut dari situs online Toko Bagus serta Berniaga.com.“Jadi kerja kami merekrut orang untuk bayar Rp 650 ribu, target sehari lima orang,” aku Rosdiana Ulfa dari Lombok kepada Malang Post.
Awalnya dijanjikan sebagai sebagai tenaga administrasi kantor. Namun begitu datang ke Malang rupanya hanya disuruh untuk mencari korban lagi seperti mereka. Kerjaan dari perusahaan tersebut sebenarnya tidak jelas, karena hanya menipu orang lain.“Ya dari situs itu untuk merekrut orang lain, kita training mulai tanggal 13 November, kemudian mulai tanggal 14 November kerja dan tanda tangan kontrak,” jelasnya.
Mereka sudah melapor ke Polsek Blimbing akan tetapi belum diproses. Sehingga kemudian melapor melalui Polres Malang Kota. Hanya saja laporannya juga belum diproses karena Polisi masih akan mempelajari lagi.“Target lima orang per hari, secara acak, kita harus samarkan nama peusahaan, juga nama kita, setelah korban membayar kemudian disetor secara diangsur,” imbuh Yuliani dari Blitar.
Total korban dari perusahaan itu seangkatan Yuliani mencapai sekitar 13 orang. Mereka tergerak melaporkan hal ini agar tidak ada lagi orang yang tertipu dengan modus serupa. Selain itu, orang-orang ini juga tak mau melakukan penipuan kepada masyarakat lainnya.
Kasus dari PT Mitra Utama Global sendiri, nampaknya tak hanya dari Kota Malang saja. Jika mengetik di google nama perusahaan tersebut, maka bermunculan tulisan mengenai penipuan itu. Modusnya juga hampir sama, dijanjikan direkrut sebagai tenaga gudang, administrasi, namun buntutnya diminta menipu orang lain.(ary/nug)