Perampok Satroni Perumahan Riverside

MALANG -  Penjaga perumahan harus meningkatkan kewaspadaan menjelang Natal dan Tahun Baru ini, daripada kecolongan seperti yang dialami Perumahan Riverside, Balearjosari Malang. Kamis (5/12) dini hari, seorang perampok masuk ke rumah yang didiami Elmi Amelia, 24 tahun di Blok A4/2 perumahan tersebut.
Meski tidak mengalami kekerasan, namun Elmi yang sempat mengetahui rumahnya dimasuki seseorang tak dikenal, hanya bisa terdiam ketika disuruh masuk ke dalam kamarnya. Setelah itu, dengan leluasa, pelaku mengambil satu HP, dua cincin dan anting-anting emas serta uang Rp 5,6 jutaan.
Korban yang melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Blimbing, mengaku mengalami kerugian hingga Rp 8 jutaan. Informasi yang dihimpun Malang Post, pelaku masuk lewat lantai atas rumah tersebut. “Korban yang tahu rumahnya dimasuki orang, hanya bisa diam. Diancam akan dianiaya, korban hanya pasrah ketika disuruh masuk ke dalam kamar,” terang salah satu petugas Polsekta Blimbing.
Usai mendapatkan barang-barang berharga tersebut, pelaku yang teridentifikasi bertubuh sedang ini kabur lewat pintu samping rumah.
Sementara itu, jambret di Kota Malang makin merajalela. Di hari yang sama, Yeni Yunita, 36 tahun, warga Jalan Kapi Sawida, Desa Sekarpuro, Pakis melapor ke Mapolsekta Kedungkandang.  Dia menjadi korban jambret di Jalan Danau Toba, Sawojajar Malang, pukul 05.30. Kalung emas seberat 6 gram yang dipakainya ditarik saat perjalanan pulang menuju rumahnya usai dari Pasar Madyopuro. Kepada petugas, dia mengatakan pelaku seorang diri beraksi dengan menggunakan motor Suzuki Satria FU. “Tiba-tiba saja pelaku memepet motor saya dan langsung menarik kalung yang saya pakai,” ujarnya.
Dalam laporannya, Yeni mengaku mengalami kerugian Rp 6 juta. Sebelumnya, Nurul Fajriyah, 19 tahun, seorang mahasiswi asal Pamekasan, Madura juga menjadi korban penjambretan di Jalan Jakarta Malang. Tasnya yang berisi satu unit BlackBerry, dua ponsel Nokia dan dompet berisi uang Rp 150.000 dirampas dua pelaku. “Kejadiannya sekitar pukul 15.45,” katanya saat melapor ke Mapolsekta Klojen.
 Dia memaparkan, ketika itu, dia sedang mengendarai motor bersama seorang temannya. Mendadak, dari samping kiri, tas yang di pundaknya langsung ditarik seorang penjambret yang dibonceng.  “Sempat terjadi tarik menarik tapi saya akhirnya menyerah,” ujar dia. (mar)