Narkoba Masih Tinggi, 71 Kasus, 84 Tersangka

KEPANJEN – Peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang, ternyata masih cukup tinggi. Itu terbukti dengan hasil pengungkapan kasus narkoba selama kurun waktu hampir setahun ini. Mulai Januari – November 2013, sebanyak 71 kasus dengan 84 tersangka berhasil diungkap Satuan Reskoba Polres Malang.
Jumlah pengungkapan kasus tersebut, meningkat sekitar 10 persen lebih dibanding dengan tahun lalu. Selama tahun 2012, jumlah kasus yang berhasil diungkap sebanyak 62 kasus dengan 68 tersangka.
“Jumlah kasus narkoba yang sudah sampai November baru 71 kasus. Namun target Satreskoba Polres Malang, sampai akhir tahun sebanyak 81 kasus. Artinya dalam sebulan ini, akan diupayakan mengungkap 10 kasus lagi untuk memenuhi target,” ungkap Waka Polres Malang, Kompol Pranatal Hutajalu didampingi Kasatreskoba AKP Samsul Hidayat.
Sementara kemarin siang, Satuan Reskoba Polres Malang, menggelar 28 tersangka narkoba yang berhasil diamankan selama dua bulan yaitu Oktober- November. 28 tersangka tersebut, dari 24 kasus narkotika yang berhasil diungkap. Terdiri satu bandar, 10 orang pengedar serta 17 orang pemakai.
Barang bukti yang diamankan dari pengungkapan kasus tersebut, untuk sabu-sabu (SS) sebanyak 9,6 gram, daun ganja kering 447,68 gram, obat daftar G (pil koplo) sebanyak 94 butir serta 300 liter minuman keras (miras).
“Dari 24 kasus yang diamankan selama dua bulan tersebut, rinciannya 18 kasus SS, 3 kasus ganja, 2 kasus pil koplo serta 1 kasus miras. Sedangkan untuk status tersangkanya, satu orang mahasiswa lainnya 27 orang adalah pegawai swasta. Selain itu, selama operasi dua bulan ini, masih ada 7 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” jelas mantan Kasatlantas Polres Malang Kota ini.(agp/lim)