Terbakar Rasa Cemburu, Abdullah Aniaya Istri Siri

Abdullah Muzadi saat diperiksa petugas Reskrim Polsek Singosari kemarin.

SINGOSARI- Ulah Abdullah Muzadi, warga Dusun Ngujung RT 01 RW 02 Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari ini tidak patut ditiru. Pria berusia 53 tahun itu, sejak Minggu (8/12) harus mendekam di rutan Mapolsek Singosari. Dia di duga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan menganiaya istrinya, Lutfia Hanim.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara lebih dari 5 tahun.
“Kami menangkap tersangka di rumahnya. Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya tersebut,“ ujar Kapolsek Singosari, AKP Deky Hermansyah kepada Malang Post kemarin.
Informasi yang berhasil dihimpun, penganiayaan tersebut terjadi Selasa (3/12) lalu. Mulanya, tersangka mendapat informasi bahwa istrinya selingkuh. Kemudian, tersangka menemui korban di rumah orang tuanya. Setelah itu, Abdullah Muzadi mengajak istrinya pulang ke rumah di Dusun Ngujung RT 01 RW 02 Desa Toyomarto.
“Sesampainya di rumah, tersangka kemudian membawa korban ke dalam kamar. Di dalam kamar, tersangka menanyai perihal sms mesra yang ada di HP Korban,“ kata Deky.
Saat itu korban menjawab dan mengaku tidak mengetahui siapa yang mengirim sms mesra tersebut. Jawaban itu, membuat tersangka marah. Tidak hanya marah, tersangka juga menganiaya korban. Yakni dengan memukul kedua mata korban hingga lebam. Kemudian memukul punggung korban menggunakan helm. Aksi tersangka semakin membabi buta, setelah telinga kiri, pipi kiri dan leher korban, juga diinjak tersangka, seperti merasa tanpa bersalah.
“Saat itu, korban juga sempat pingsan. Kemudian setelah sadar, korban langsung melarikan diri dan ditolong oleh tetangga,“ kata mantan Kasatreskrim Polres Malang ini. Setelah ditolong oleh tetangga, kemudian korban diantarkan pulang ke rumah orang tuanya. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Singosari.
Sementara itu, tersangka berdalih melakukan hal tersebut karena terbakar api cemburu. Namun, dia mengaku masih mencintai istri sirinya tersebut. “Saya takut kehilangan dia (Lutfia Hanim). Saya cuma ingin dia terus terang dan mengetahui kebenarannya,“ kata Abdullah. (big/aim)