Penyidik Polres Tunggu Bukti Baru Warga

Misteri Tewasnya Yaona Belum Terungkap
WAGIR –  Terbunuhnya Yaona Miatisari, warga Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir masih belum terungkap. Hingga kemarin, Polisi belum dapat memecahkan misteri tewasnya Yaona yang tengah berbadan dua. Padahal, warga sudah mendesak agar kasus yang di duga melibatkan perangkat Desa Dalisodo itu segera diungkapkan aparat kepolisian.
Padahal, seusai klarifikasi hasil penyidikan yang diminta warga, petugas sudah membuka pintu lebar-lebar untuk menerima temuan bukti baru. Tujuannya, agar tuduhan warga yang menyudutkan Andi Rabut Cahyo atau Rabut, perangkat desa yang diduga sebagai tersangka bisa ditindak-lanjuti.
“Mengenai kasus Ona (Yaona), sampai hari ini petugas masih menunggu rencana warga untuk menemukan bukti-bukti baru tuduhan dugaan Ona dibunuh oleh Rabut. Hanya saja, hingga sekarang belum ada warga yang memberikan bukti yang dijanjikan itu. Padahal, kami sudah menunggu dan membuka pintu selebar-lebarnya,” terang Kasatreskrim Polres Malang, AKP M Aldy Sulaeman.
Dijelaskannya, petugas tidak memberikan batasan waktu penyerahan bukti baru itu. Dengan catatan, penyidik bisa melakukan pengembangan dari bukti yang akan dibawa itu. Karena beberapa langkah yang dilakukan penyidik, belum bisa menemukan tuduhan yang dialamatkan warga.
“Dengan temuan terakhir kondisi jenazah korban, dugaan awal memang korban dimutilasi. Namun saat dilakukan pengembangan, tidak didapati bercak darah pada barang-barang milik Rabut. Baik itu pakaian ataupun senjata tajam yang ada dirumahnya. Dengan kata lain, dugaan itu belum terbukti,” terangnya.
Sementara dari hasil otopsi yang dilakukan terhadap jenazah korban, dijelaskan bahwa kematian korban tidak diketahui. “Yang membuat sedikit bingung, bahwa kematian korban tidak diketahui. Artinya, ada dua asumsi yakni meninggal wajar atau karena sakit. Karena jika memang ada tanda-tanda penganiayaan, biasanya melekat pada hasil otopsi,” tambahnya.
Karena beberapa langkah penyidikan tidak menemukan hasil, makanya terhadap kasus meninggalnya Ona, untuk sementara masih menunggu bukti baru. Sementara terhadap Rabut, diberikan kesempatan untuk mengamankan diri.
“Untuk SP-3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), masih belum. Tetapi, kami masih akan menunggu bukti baru yang dijanjikan warga,” paparnya.
Sebagaimana diberitakan, Ona ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tidak wajar. Dari temuan itu warga menuduh Rabut, dengan alasan sebagai orang terakhir yang bersama korban dan diketahui pernah memiliki hubungan. Hanya saja, karena bukti-bukti tidak kuat, Rabut akhirnya tidak ditetapkan sebagai tersangka. (sit/aim)