Pasar Bululawang Nyaris Terbakar

Toko Devita di Pasar Bululawang, yang kemarin petang nyaris ludes terbakar.

BULULAWANG – Pasar Bululawang, Sabtu petang kemarin nyaris saja ludes terbakar. Itu jika api yang membakar sebagian Toko Devita yang menjual makanan ringan serta kosmetik di sebelah selatan ini, tidak segera diketahui. Untungnya, sebelum api membesar kebakaran itu cepat diketahui dan segera dipadamkan.
“Yang terbakar hanya lemari pendingin es saja. Tidak sampai merambat ke lainnya, karena api segera diketahui. Kalau mungkin terlambat diketahui, api akan besar dan bisa jadi membakar Pasar Bululawang,” jelas salah satu anggota Polsek Bululawang, yang datang ke lokasi kebakaran.
Informasi yang diperoleh, kebakaran yang membakar Toko Devita milik H Imron, 51 tahun ini, diketahui sekitar pukul 17.15 WIB. Samsul, penjual lumpia yang masih bersaudara dengan H Imron yang menjadi saksinya. Saat itu, Samsul yang berniat jualan di depan toko korban, kaget ketika melihat ada kepulan asap keluar dari dalam toko yang tutup.
Setelah diintip dari lubang pintu dan melihat ada kobaran api, saksi lalu berteriak minta tolong warga sekitar dan melaporkan ke Petugas Polsek Bululawang serta petugas PMK Kabupaten Malang. Namun mobil PMK datang kelamaan, serta warga takut kalau api merambat kios lainnya, warga lalu membongkar paksa pintu. Begitu terbuka, warga lalu memadamkan api dengan air seadanya. Satu mobil PMK datang di lokasi, setelah api sudah dalam kondisi padam.
“Dugaan sementara, penyebab kebakaran itu karena konsleting listrik. Karena yang ludes terbakar adalah lemari pendingin es dan minuman botol,” kata petugas.
Sementara itu, H Imron, ketika dikonfirmasi mengatakan saat kejadian toko dalam kondisi tutup. Toko tutup sejak siang hari, sedangkan dirinya berada di dalam rumahnya di Jalan Makmur Bululawang. “Barang-barang lain tidak ada yang terbakar, kecuali lemari pendingin saja,” ujar Imron.(agp/aim)