Nyalakan Water Heater, Bum..Satu Luka Bakar

BATU - Ruang kamar mandi dan dapur di rumah Hendro warga Jalan Cemara Kipas Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, dalam sekejap berkobar dan menjadi berantakan. Hendro, dalam kondisi luka bakar berlarian keluar rumah sembari menenteng tabung gas LPG ukuran 12 Kg.
Peristiwa yang terjadi Rabu pagi kemarin itu, imbas dari meledaknya LPG yang dipergunakan memanaskan air di kamar mandi atau water heatter. Kobaran api memang tak sampai meluas, lantaran pemilik rumah walaupun diliputi rasa kaget dan kecemasan, namun masih mampu bertindak cekatan.  
Suara ledakan menyerupari dentuman bom itupun, sempat menyentakan warga RT01 RW02 desa penghasil bunga hias tersebut. Hendro yang mengalami luka bakar pada wajah, dada dan tangannya cepat dilarikan ke RS Baptis Kota Batu. Beruntung ketika kejadian, istri dan anak-anaknya sedang tak berada di dalam rumah.
Kepala UPT PMK Kota Batu, Santoso Wardoyo yang mengecek langsung ke lokasi mengatakan, meledaknya tabung gas itu akibat kebocoran selang regulator, yang menghubungkan ke water heater hand shower  kamar mandi. Begitu Hendro menyalakan pemanas air itu, tabung pun meledak lantaran bocornya selang tersebut membuat gas memenuhi ruang kamar mandi.
” Sementara ruangan dapur dan kamar mandi, justru tak dilengkapi ventilasi sehingga ketika pemantik api kompor pemanas air dinyalakan, berubah menimbulkan ledakan,”urai Santoso.
Selain itu, selang dua tabung LPG yang terhubung ke kompor dapur dan water heater, terminalnya dimodifikasi sendiri alias tidak memenuhi standart.” usai ledakan, pemilik masih sempat mencopot regulator tabung yang kemudian dimasukan ke dalam air lalu diuruk pasir. Setelah kondisi kobaran api mati, Hendro cepat membawa keluar tabung itu,’’tambah Santoso.
Santoso sendiri ngaku belum banyak menerima penjelasan dari Hendro terkait detal penyebab ledakan tersebut, lantaran dia masih menjalani perawatan medis. Santoso berharap, ketika ledakan itu terjadi Hendro tidak sampai menghirup uap panas maupun gas, karena dikhawatirkan bisa mengganggu saluran pernafasan. ” Peristiwa tabung LPG meledak seperti itu sudah sering terjadi, karena itu pengguna LPG harus tetap hati-hati,’’pungkasnya. (mik/lyo)