Gadaikan Motor ‘Pacar’ Dibui

WAGIR – Hendri Yatmanu, 23 tahun, terpaksa tidak bisa merayakan tahun baru dengan keluarga. Pasalnya, sejak Minggu malam lalu pemuda warga Dusun Petungroto, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum ini, harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Wagir.
Dia ditahan setelah dilaporkan menggelapkan sepeda motor milik Paito alias Novi, 43 tahun, warga Perumnas Bumi Indah, Desa Jedong, Kecamatan Wagir. Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan sepeda motor Yamaha Mio N 6142 CY warna hitam yang sempat digadaikan.
“Tersangka ini kami tangkap ketika datang lagi ke rumah korban. Saat ini, kami masih mengembangkan kasusnya karena ada dugaan dia juga terlibat kasus curanmor,” ujar Kapolsek Wagir, AKP Nuryono.
Diperoleh keterangan, hubungan antara tersangka Hendri dengan korban Paito alias Novi yang diketahui waria ini, ada hubungan spesial. Keduanya diduga pacaran meski sejatinya adalah sesama jenis. Dan tindak kejahatan yang dilakukan Hendri, terjadi 16 November lalu.
Malam itu sekitar pukul 20.00, Hendri datang ke rumah korban. Setelah ngobrol lama, tersangka mengutarakan untuk meminjam sepeda motor sebentar dengan alasan ada keperluan. Agar korban percaya, tersangka menjanjikan akan mengembalikan secepatnya. Paling lambat tiga jam sepeda motor sudah kembali.
Mungkin karena percaya, apalagi keduanya juga mempunyai hubungan spesial, tanpa curiga korban langsung meminjamkannya. Namun setelah ditunggu-tunggu sampai keesokan harinya, sepeda tidak kunjung dikembalikan. Ketika dihubungi, nomor HP tersangka sudah tidak aktif.
Karena yakin telah tertipu, korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Wagir. Berdasarkan laporan tersebut, polisi lalu mencari keberadaan tersangka. Hasilnya Minggu malam lalu tersangka berhasil ditangkap. “Dari pemeriksaan, sepeda motor korban itu digadaikan kepada seseorang warga Selorejo – Blitar seharga Rp 2,5 juta. Uang hasil gadai, habis untuk foya-foya,” jelas mantan Kapolsek Dampit ini.(agp/aim)