Mantan Manager Koperasi Dibui Tujuh Bulan

PASRAH: Yeni Sapti Irawati pasrah menunggu putusan hakim PN Kota Malang.

MALANG - Mantan Manager Koperasi Unggul Makmur, Yeni Sapti Irawati divonis tujuh bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang, kemarin. Warga Jalan Danau Sentani Timur, Sawojajar, Malang itu terbukti melanggar Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan hingga mengakibatkan koperasi yang ada di Jalan Danau Toba, Sawojajar ini mengalami kerugian hingga Rp 600 juta. Saat menunggu pembacaan putusan oleh ketua majelis hakim, Ahmad Guntur SH, wanita ini hanya duduk terdiam.
Namun setelah putusan dibacakan, dia pun menerima ganjaran hukuman tujuh bulan penjara tersebut. Yeni diketahui diduga menggelapkan uang hasil 14 Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang menjadi jaminan di tempatnya bekerja, Koperasi Unggul Makmur. Namun, dia bekerjasama dengan dua stafnya, Joko Winarto dan Mohammad Yusuf, keduanya asal Desa Pamotan, Dampit.
Modus yang dilakukan ketiganya yakni dengan membuat nasabah fiktif. Rata-rata, nasabah fiktif itu dianggap meminjam uang ke koperasi tersebut sekitar Rp 60 juta. Menurut hasil pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Malang Kota, dikatakan Stanly, ketiganya memiliki peran masing-masing. Joko dan Yusuf mengajukan pinjaman dengan BPKB yang dicarinya dan mengajukan kredit atas nama nasabah fiktif. Setelah uang cair, ketiganya lantas membagi-bagi uang itu. Modus tersebut dilakukan berulangkali hingga manajemen koperasi mencurigai ada yang tidak beres. (mar)