Awal Januari Periksa Saksi Ahli

KEPANJEN – Penyidikan kasus kematian mahasiswa ITN, Fikri Dolasmantya Surya, masih belum berakhir. Usai memeriksa Rektor ITN Malang serta beberapa dosen, penyidik Reskrim Polres Malang, akan segera mengundang saksi ahli untuk dimintai keterangan. Agendanya pemeriksaan saksi ahli ini pada awal Januari 2014.
“Pemeriksaan saksi-saksi sudah selesai. Tinggal meminta keterangan saksi ahli. Surat undangan untuk saksi ahli sudah saya tandatangani tinggal mengajukannya. Kemungkinan baru awal tahun baru,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman.
Menurut Aldy, ada beberapa saksi ahli yang akan dimintai keterangan pendapat terkait kasus kematian Fikri Dolasmantya Surya, mahasiswa asal NTB. Diantaranya adalah saksi ahli pidana, saksi ahli gizi serta saksi ahli forensik.
“Setelah keterangan saksi ahli ini selesai, berkas perkara kasus ITN ini akan langsung kami bahwa ke Polda Jatim untuk gelar perkara. Hasil gelar perkara nantinya untuk menentukan siapa yang menjadi tersangka dalam kasus ini,” ujarnya.
Sebelum meminta keterangan pendapat dari saksi ahli, penyidik Reskrim Polres Malang, Kamis (26/12) lalu memeriksa Rektor ITN Malang, Soeparno Djiwo MT, Sekretaris Jurusan (Sekjur) Planologi, Arief Setiyawan dan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Dr Ir Kustamar MT. Kemudian keesokan harinya (Jumat, red) memeriksa dua saksi lagi, yaitu Wakil Rektor III, I Wayan Mundra serta Ketua Jurusan Planologi ITN, Ibnu Sasangko.
Pemeriksaan saksi-saksi tersebut untuk melengkapi kontruksi hukum yang dibangun Polres Malang. Dari kontruksi hukum itulah, nantinya akan diketahui siapa yang menjadi tersangka dalam perkara itu, dengan dijerat pasal 359 KUHP yaitu karena kesalahan atau kelalaiannya menyebabkan orang meninggal dunia.(agp/aim)