Malam Pergantian Tahun, Alfamart Kepanjen Dibobol

KEPANJEN – Disaat polisi sibuk melakukan pengamanan tahun baru, kawanan pencuri justru leluasa beraksi. Dini hari kemarin, Alfamart di Jalan Panglima Sudirman, Desa Ngadilangkung Kecamatan Kepanjen, dibobol oleh pencuri. Barang-barang berharga senilai sekitar Rp 9 juta raib dicuri.
Aksi pencurian tersebut, seakan menjadi tantangan sekaligus kejutan di awal tahun baru untuk pihak kepolisian. Apalagi, lokasi Alfamart yang dibobol, berada di depan Mapolsek Kepanjen hanya berjarak sekitar 20 meter saja. Kasus pencurian ini, masih dalam penyelidikan petugas.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.30. Saat kejadian, Alfamart baru saja tutup sekitar pukul  23.45. “Kemarin Alfamart memang tutup agak malam, karena tahun baru. Biasanya pukul 22.00 sudah tutup,” ujar Junaedi, salah satu karyawan Alfamart.
Setelah tutup, tiga karyawan yang sebelumnya berjaga yaitu Junaedi, Fitri Alfiatus dan Dwi Puji Tri Warsanti, keluar untuk cari makan di wilayah Kecamatan Pakisaji. Diperkirakan saat Alfamart dalam kondisi kosong, pelaku yang sudah merencanakan ini langsung beraksi.
Modusnya, pelaku masuk ke dalam Alfamart dengan memanjat dinding. Setelah berada di lantai dua, pelaku masuk lewat angin-angin pintu yang kemudian turun di ruang istirahat (kamar tidur) karyawan Alfamart. “Kalau pelakunya berapa tidak tahu pasti. Tetapi dari rekaman CCTV yang ada, pelakunya dua orang, menggunakan cadar dan berbadan besar,” ujar Dwi.
Barang-barang yang hilang dicuri, diantaranya beberapa slop rokok berbagai jenis mulai Gudang Garam Surya, Dji Sam Soe, Sampoerna Mild, beberapa kaleng susu, serta uang sekitar Rp 1,3 juta dari dalam laci kasir. Setelah mendapatkan barang yang diinginkan pelaku lalu kabur lewat jalan semula.
“Kalau dari rekaman CCTC, dua orang pelaku beraksi sekitar pukul 01.30. Seentara kami bertiga baru selesai malam dan kembali pukul 05.42. Saat itu kondisi ruang karyawam sudah berantakan. Setelah dicek ternyata barang yang hilang dicuri. Untungnya uang dalam brankas masih aman, meski brankas sudah dirusak oleh pelaku,” jelas Junaedi yang dibenarkan oleh Dwi.
Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto dikonfirmasi mengatakan sudah menerima laporan dan sudah melakukan olah TKP. Polisi saat ini masih memburu pelakunya dengan mencari keterangan saksi-saksi.(agp/aim)