Kriminalitas di Batu Suki, PR Serius

BATU - Selama tahun 2013, Polres Batu mencatat terjadi peningkatan kasus kriminilatas di wilayah hukum kota wisata ini. Hal itu karena ada penambahan wilayah pengamanan, yakni Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kecamatan Kasembon.
Rinci perjalanan kasus yang ditangani Polres Batu, tahun 2012 terdapat 340 kasus dan 70 persennya berhasil diselesaikan. Sedangkan tahun 2013, meningkat menjadi 459 kasus dan yang rampung dituntaskan sekitar 75 persen.
”Jumlah kasusnya meningkat 29 kasus, hal ini karena adanya penambahan wilayah hukum, yang dulunya hanya tiga kecamatan sekarang menjadi 6 wilayah kecamatan,’jelas Kapolres Batu, AKBP Windiyanto Pratomo.
Menurutnya, beberapa kasus yang berhasil diselesaikan diantaranya penangkapan pelaku perampasan kendaraan bermotor, perampokan dan terakhir kasus perampokan di P4TK. Namun, Windi sapaan akrabnya tidak menampik masih ada beberapa kasus yang belum dapat diselesaikan, seperti kasus penusukan di Batu Suki Resort serta kasus-kasu lainnya.
Dia menyebut, salah satunya yang menghambat dalam penanganan kasus tersebut, tak lain pandainya pelaku menghilangkan jejak lantaran langsung kabur ke luar daerah.”Tapi yang jelas, kami tetap optimis bisa menyelesaikan semua kasus yang masuk walaupun secara bertahab,’’paparnya.
Windi juga mengakui, peran serta masyarakat sangat besar dalam menangkap pelaku dan mengungkap praktek peredaran narkoba, serta kasus lainnya. Sebab, masyarakat masih aktif ikutan meronda.
Disisi lain, kasus kecelakaan lalu lintas juga meningkat. Rincinya, tahun 2012 saja terjadi 132 kasus Laka, sedangkan tahun 2013 menjadi 183 kasus dan 23 diantaranya yang meninggal dunia 55 korban. Luka ringan tahun 2012, sekitar 218 meningkat menjadi 236.
”Hal ini dipengaruhi panjang jalan Polres Batu, selain itu lalu lintasnya juga terganggu bencana alam dan kondisi jalan yang perbukitan (naik turun, dan liku-liku),  serta relative sepi,’’pungkasnya.(mik/lyo)