Trail Penanggulangan Bencana Digondol Maling

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi menunjukkan pintu gerbang kantor yang dirusak.

KEPANJEN - Awas, kawanan pencuri kembali mengincar kantor instansi milik pemerintah. Dini hari kemarin, kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang di Jalan Trunojoyo Kepanjen, yang menjadi sasarannya. Motor trail jenis Kawasaki LX 1500 cc nopol B 6689 POQ, hilang dicuri.
Motor senilai sekitar Rp 25 juta yang merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2011 itu, hilang saat diparkir di teras depan kantor. Kejadian pencurian itu, kemarin pagi langsung dilaporkan ke petugas Polsek Kepanjen. Polisi yang mendapat laporan lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan, kejadian pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00. Saat kejadian kantor BPBD dijaga oleh empat orang staf. Yaitu Nanang Setiawan, Rusli, Tanto serta Odi.
"Mulai 12 Desember 2013 sampai 3 Januari 2014 kita adakan petugas piket malam di posko bencana banjir dan tanah longsor. Jadi setiap malamnya memang harus ada yang piket jaga," terang Hafi Lutfi.
Namun mungkin karena kecapekan usai memantau wilayah rawan banjir, keempat petugas jaga ini ketiduran. Saat mereka terlelap tidur inilah, pelaku yang diduga lebih dari seorang dan sebelumnya sudah merencanakan langsung beraksi.
Modus operandi yang dilakukan, pelaku masuk ke halaman teras depan kantor BPBD dengan merusak gembok pagar pintu keluar sebelah timur. Selanjutnya setelah terbuka, pelaku masuk dan mengambil sepeda motor trail warna orange.
"Sebetulnya di teras depan tidak hanya satu motor trail, tetapi ada tiga motor. Selain motor trail, ada Yamaha Vixion dan Honda Scoopy, namun yang diambil justru motor trail itu. Ketiga motor itu diparkir sejak Kamis malam pukul 20.00," ujarnya.
Pencurian tersebut baru diketahui sekitar pukul 05.00, oleh Nanang Setiawan saat terbangun. Semula Nanang tidak menduga kalau kantornya baru dibobol maling. Dia mengira motor trail dipakai oleh salah satu temannya yang jaga piket. Namun setelah dilihat ketiga temannya masih ada, dan pintu pagar dicek terbuka, saksi yang yakin telah kemalingan lantas melaporkan ke Polsek Kepanjen.
Atas kejadian itu, Hafi memberikan teguran keras terhadap empat penjaga. Keempatnya juga disanksi berupa pemotongan honor jaga malam. "Selain itu, untuk meningkatkan keamanan lagi, kami juga akan menambah lampu penerangan. Termasuk memasang CCTV di sekitar lokasi kantor," katanya.(agp/aim)