Polisi Akan Panggil Kepala KPDE

TIRTOYUDO – Kecelakaan kerja dua teknisi Kantor Pengelola Data Elektronik (KPDE) yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia di kantor Kecamatan Tirtoyudo terus disidik pihak kepolisian. Dalam waktu dekat, Polisi akan memanggil kepala KPDE Kabupaten Malang untuk meminta keterangannya.
Pemeriksaan itu sengaja dilakukan, karena ada standar khusus dalam melakukan perbaikan tower. Sementara dari informasi yang diperoleh, dua orang yang menjadi korban itu, yakni Sugeng Widianto, warga Jalan Kendalisodo RT 8 RW 2 Desa Karangpandan Kecamatan Pakisaji dan Riawan Agung Subianto warga Jalan Wukir Kelurahan Temas Kota Batu, bukan tenaga khusus teknisi asal PNS. Melainkan, karyawan outsourcing yang ditugaskan di KPDE.
“Informasi yang didapat, dua pekerja itu diperintah oleh KPDE. Intinya, untuk menurunkan potongan besi tower sebanyak 10 potong dengan ketinggian sekitar 20 meteran. Kedua orang itu, bukan tehnisi khusus bagian tower. Karenanya, untuk memastikan itu akan melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak yang terkait KPDE,” kata Kapolsek Tirtoyudo, AKP Kamsidi.
Jika memang kedua orang itu bukan tenaga khusus, terang mantan Kapolsek Bululawang itu, maka ada kesalahan prosedur yang dilakukan. Yakni, menempatkan orang yang bukan dibidangnya.
“Pihak keluarga korban memang tidak menuntut mengenai kejadian itu. Namun, yang terjadi di lokasi adalah masalah prosedur kerja dan pengamanan. Artinya, ada dugaan perbuatan kelalaian dari kejadian itu,” tambahnya.
Disinggung mengenai pemeriksaan saksi-saksi, Kamsidi menjelaskan, sementara baru dua orang yang sudah diminta keterangan. Yakni, dari staf Kecamatan Tirtoyudo yang sempat melihat aktifitas kerja korban. Sementara untuk dua rekan kerja korban, masih belum dengan pertimbangan ada hubungan kerabat dengan korban.
“Dua staf kecamatan sudah diminta keterangan. Keterkaitan saksi, yakni mengetahui atau melihat serta sempat mengingkatkan pekerja. Sementara untuk saksi dari pekerja, rencananya ada dua orang. Namun karena pertimbangan masih berduka, maka akan menunggu terlebih dahulu,” imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan, dua dari empat pekerja KPDE meninggal dunia setelah terjatuh saat bermaksud menurunkan besi tower. Sebelum terjatuh, diduga keduanya tidak mengenakan pengamanan untuk melakukan penurunan besi atau perbaikan. (sit/aim)