Minggu Depan, Penetapan Tersangka Kasus ITN

MALANG – Kasus tewasnya mahasiswa ITN Malang, Fikri Dolasmantya Surya, segera memasuki babak baru. Minggu depan Polres Malang akan menggelar perkara kematian warga Jalan Sakura IV / 17 BTN Sweta Mataram, NTB ini, di Polda Jawa Timur. Hasil gelar tersebut untuk menentukan tersangka di balik kasus yang terjadi pertengahan Oktober 2013 lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Malang AKBP Adi Deriyan Jayamarta, kemarin siang kepada Malang Post. Adi menuturkan, penyidikan kasus kematian Fikri Dolasmantya Surya, sudah selesai dan tinggal menentukan tersangka.
“Kami sudah ajukan ke Polda Jatim untuk gelar perkara pada minggu depan. Namun waktunya kapan, kami masih menunggu kepastian dari pihak Polda Jatim. Nanti saya sendiri bersama tim penyidik yang akan gelar perkara,” ujar Adi Deriyan.
Dari gelar perkara itu, lanjut mantan penyidik KPK ini, Polres Malang akan meminta pendapat ke Polda Jatim siapa yang harus bertanggung jawab di balik kematian Fikri, untuk dijadikan sebagai tersangka. Apakah pihak panitia penyelenggara, ataukah fendem (mahasiswa senior).
“Siapapun tersangkanya, namun yang pasti nanti akan kami jerat dengan pasal 359 KUHP, tentang barang siapa karena kesalahannya atau kelalaiannya mengakibatkan meninggalnya seseorang,” tuturnya.
Dia menambahkan, gelar perkara dijadwalkan minggu depan, setelah penyidik Reskrim Polres Malang, menuntaskan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Baik saksi dari pihak ITN, teman korban ataupun mahasiswa senior. Juga beberapa saksi ahli sudah dimintai keterangan.
Sekadar diketahui, pelatihan Planologi mahasiswa baru (Maba) ITN Malang, di Pantai Goa Cina, Dusun Rowotratih, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, pertengahan Oktober lalu berakhir duka. Seorang mahasiswanya, Fikri Dolasmantya Surya, dinyatakan meninggal dunia. Korban, menghembuskan nafas terakhir saat mengikuti kegiatan kemah bakti desa (KBD). Dugaannya, selain dehidrasi, penyebab meninggalnya korban juga karena dianiaya mahasiswa senior.(agp/han)