Terekam CCTV, Dua Pencuri Truk Terungkap

KARANGPLOSO – Rekaman CCTV mampu membantu polisi untuk mengungkap percobaan pencurian truk. Polsek Karangploso,  Minggu dini hari (12/1) kemarin, berhasil menangkap dua orang yang terlihat dalam CCTV melakukan pencurian truk di Jalan Diponegoro 111 Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso.
Kedua pelaku itu adalah Tamid alias Kacong, 30 tahun, warga Jalan Lesti Kelurahan Ngaglik Kecamatan/Kota Batu dan Andika alias Yudi, 32 tahun, warga Dusun Pandan Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu.
Dari tangan mereka petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamah Jupiter nopol N 2696 LM milik Tamid, satu unit mobil pickup Mitsubisi bernopol S 8950 NB hasil curian, 10 unit pretelan mesin sepeda motor curian dari berbagai merek, beberapa plat nomor,  peleg, ban, dan skok sepeda motor.
“Keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian pemberatan (curat) yang ancaman hukumannya paling sedikit lima tahun penjara,” ujar Kapolsek Karangploso AKP Drs Sugeng Hardianto MM kepada Malang Post kemarin.
Informasi yang berhasil dihimpun, pada mulanya tersangka kedapatan terekam CCTV mencoba melakukan pencurian sebuah truk pada Jumat (15/12) lalu. Lokasinya adalah di depan toko peternakan di Jalan Diponegoro 111 Desa Girimoyo Kecamatan Karangploso. Truk dan usaha peternakan tersebut, milik Harianto, warga sekitar.
Keduanya datang ke tempat itu mengendari sepeda motor Yamaha Jupiter warna hijau nopol N 2696 LM milik Kacong. Namun, keduanya gagal mencuri truk tersebut. Lantaran setelah berhasil memasuk ke dalam toko, mesim truk tersebut tidak mau menyala.
Berbekal rekaman CCTV tersebut, kemudian korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Karangploso. Petugas yang menerima laporan itu, langsung membentuk tim untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, Minggu dini hari kemarin, petugas buser unit Reskrim Polsek Karangploso berhasil menangkap keduanya di rumah Andika
Dari rumah Andika itulah, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti tersebut. Termasuk beberapa mesin pretelan yang diduga hasil curian sepeda motor di beberapa lokasi.
“Mereka melakukan pencurian sepeda motor, kemudian tidak dijual secara utuh. Melainkan dijual secara pretelan, tujuannya untuk menghilangkan jejak,” kata Sugeng.
Dihadapan penyidik yang memeriksanya, Andika mengaku sering melakukan pencurian mobil ketimbang sepeda motor. “Kalau beberapa pretelan mesin sepeda motor itu adalah milik Kacong. Kalau saya cuma mencuri mobil L300 dan mobil pickup yang ikut diamankan itu,“ katanya di tempat yang sama. (big/aim)