Iseng Berjudi, Tiga Warga Saptorenggo Disel

PAKIS - Diduga karena iseng berjudi, tiga warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis dan satu orang warga Kelurahan Lowokpadas, Kecamatan Blimbing harus mendekam di rutan Mapolsek Pakis.
Keempatnya, Sarono, 58 tahun, Deni Damalu, 48 tahun dan Solikan, 48 tahun, ketiganya warga Desa Saptorenggo dan Sundoro, 42 tahun warga Kelurahan Lowokpadas, ditangkap petugas karena kedapatan berjudi remi di rumah Sarono. Sebagai barang bukti aksi keempatnya, diamankan satu set remi, uang Rp 280 ribu dan alas Koran.
“Penangkapan keempatnya dilakukan anggota setelah mendapat laporan dari warga. Mereka dianggap sering meresahkan warga,” kata Kapolsek Pakis, AKP Hery Purwanto.
Untuk menghindari kecurigaan warga, tambah kapolsek, keempat melakukan aksinya di lantai dua rumah. Beruntung, anggota tidak mengalami kesulitan dalam melakukan penangkapan itu.
“Keempatnya adalah tersangka baru dalam perkara judi,” ungkap kapolsek kepada Malang Post.
Sarono dalam pemeriksaan, mengaku kalau judi yang dilakukan dirumahnya hanya kebetulan. Saat itu, kondisi desa tengah diguyur hujan. Seraya menunggu hujan reda, makanya teman-temannya mengajak main.
“Judi yang kami lakukan bukan mata pencaharian. Namun, kami melakukan itu karena sambil menunggu hujan berhenti,” kata tersangka.
Disinggung mengenai nilai taruhan, pria yang berjualan belut itu mengatakan, karena iseng nilai taruhannya juga tidak besar. Yakni, semua yang main mengumpulkan uang Rp 20 ribu. Siapa yang menang, pemenang itu mengambil uang yang sudah dikumpulkan sebesar Rp 1000.
“Karena hanya iseng, maka taruhannya hanya Rp 1000. Bahkan, ketika kami perlu rokok, yang mengambil dari uang yang sudah dikumpulkan itu. Jadi, judi yang kami lakukan cuma iseng,” ujarnya. (sit/aim)