Eru Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

LAWANG - Camat Tumpang, Eru Suprijambodo, mengaku cukup lega dengan terungkapnya aksi pembunuhan yang menimpa ibundanya,  Iesma, 82 tahun, pada Kamis kemarin. Dalam keterangannya, Eru berharap agar pelaku pembunuhan yang direncanakan oleh Toyib Santoyo, 55 tahun alias Asong. warga Perum Sumber Wuni Indah, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang dihukum seberat-beratnya.
“Saya harap pelakunya dihukum dengan aturan yang berlaku. Karena perbuatannya sudah menghilangkan nyawa,“ kata Eru kepada Malang Post, kemarin.
Disinggung mengenai sosok Toyib, Eru mengatakan, secara dekat dirinya tidak mengenal. Namun, pelaku memang seringkali nongkrong di warung yang bersebelahan dengan tempat tinggal almarhumah ibunya. Makanya, hanya tahu orangnya tetapi tidak begitu paham perilakunya
“Saya tahu orang itu (Toyib). Tapi kalau dikenal dekat tidak. Masalahnya, saya tahunya juga karena pelaku sering nongkrong di warung. Makanya, sedikit banyak tahu orang yang biasa ada di sekitar situ,“ imbuh Ketua GM FKPPI Kabupaten Malang itu.
Disinggung mengenai aksi pelaku karena bermotif utang akibat judi, Eru menduga, kemungkinan memang benar. Mengingat, dirinya juga mendengar mengenai kebiasaan pelaku yang suka berjudi. Sehingga, tidak ada motif lain dari aksi itu selain ingin mengambil harta ibunya.
“Informasinya orang itu memang sering judi. Jadi ya mungkin, kalau memang itu tujuan pelaku membunuh,“ tambahnya.
Sebagaimana diberitakan, Iesma diketahui sudah tidak bernyawa, saat kerabat korban yakni Nanda Saputra, mampir ke rumah korban pada Kamis siang. Hanya saja, saksi curiga karena ketika korban dipanggil, tidak juga mendapat respon dari korban. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, saksi pun mencoba mengintip dan diketahui kalau korban sudah terjerat kerudung putih. (sit/aim)