Sepeda Motor Misterius Milik Warga Klojen

Dicuri Sebelum Bom ATM Meledak
MALANG – Hingga sepuluh hari pasca ledakan bilik ATM Bank Mandiri di Karangploso yang terjadi Kamis (9/1) dini hari lalu, polisi masih belum menemukan titik terang pelakunya. Polres Malang bersama Polda Jatim dan Densus 88, mengaku masih melakukan penyelidikan.
Bukti rekaman CCTV pelaku serta beberapa bukti lain di lokasi kejadian, masih belum bisa menyimpulkan siapa pelakunya. Termasuk temuan sepeda motor Honda Vario, di ladang tebu di wilayah Kecamatan Singosari, selang beberapa jam setelah terjadi ledakan ATM, belum bisa dijadikan petunjuk.
Sekalipun sepeda motor yang semula identitasnya misterius karena nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin) telah dirusak, sudah diketahui. Sepeda motor tersebut diketahui milik warga Jalan Kelud, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Namun untuk mengungkap identitas pelaku masih buram.
“Sepeda motor yang semula misterius dan tak bertuan sudah diketahui. Sepeda motor itu milik warga Jalan Kelud Kota Malang. Tetapi setelah kami dalami dan periksa, pemilik motor tidak ada kaitannya. Sebab motor itu, ternyata dicuri sehari sebelum terjadi ledakan. Yaitu dicuri hari Rabu 8 Januari 2014, saat diparkir di halaman depan rumah,” terang Kapolres Malang, AKBP Adi Deriyan Jayamarta.
Mantan penyidik KPK ini menambahkan, bahwa untuk mengungkap pelaku peledakan ATM tersebut, pihak Polres Malang terus melakukan koordinasi dengan Polda Jatim serta Densus 88. Setiap perkembangan atau informasi sekecil apapun yang berkaitan dengan peledakan, selalu dilaporkan.
“Usaha untuk mengungkap pelaku peledakan itu selalu tetap kami lakukan. Tetapi untuk menentukan iya dan tidak pelakunya, kami masih membutuhkan alat bukti yang kuat. Dan saat ini, kami masih fokus mencari alat bukti,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, bom meledak pada pukul 02.15 lewat 56 detik. Akibat ledakan bom jenis low explosive, pintu serta dinding kaca ATM hancur berantakan. Serpihan kaca dari ATM bank plat merah tersebut terpental hingga sejauh 20 meter. Untungnya, tidak ada korban jiwa dan luka akibat kejadian ledakan bom itu.(agp/aim)