Warga Prancis Selundupkan Sabu Rp6,1 Miliar

MALANG POST - Francois Jacques Giuily, warga negara Prancis ditangkap petugas Bea Cukai Ngurai Rai sesaat setelah tiba di Bali. Pria berumur 48 tahun itu kedapatan menyelundupkan sabu seberat 3 kilogram.
Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Made Wijaya menjelaskan, harga sabu seberat itu di pasaran senilai Rp6,1 miliar. "Asumsinya, di pasaran gelap sabu itu Rp2 juta per gram," kata Wijaya, Senin 20 Januari 2014.
Lebih lanjut Wijaya menjelaskan, Giuily tiba di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai dengan pesawat Malaysia Airlines MH 867 rute Abu Dhabi-Kuala Lumpur-Denpasar pada Minggu 19 Januari 2014. Saat tiba di bandara, petugas sudah mencurigai gerak-gerik tersangka.
Saat petugas memeriksa koper merah milik tersangka dengan X-Ray, petugas menemukan dua plastik serbuk kristal putih. Barang yang kemudian diketahui sabu-sabu itu disembunyikan di rongga dinding koper. Dari hasil uji laboratorium, serbuk putih itu mengandung narkotika jenis methamphetamine. "Berat totalnya 3.083 gram bruto," kata Wijaya.
Kepada petugas kepolisian, Giuily mengaku baru pertama kali datang ke Bali. Kini, Giuily masih dalam pemeriksaan intensif. "Utamanya untuk mengetahui ke mana sabu itu ditujukan dan menguak jaringannya di Indonesia," ujar Wijaya. (jpnn/udi)