Polisi Bekuk Jambret Berpistol

MALANG - Sekian lama melakukan penyelidikan, aparat Satreskrim Polres Malang Kota akhirnya berhasil membekuk Bahrowi, 26 tahun, warga Dusun Panggung Rejo, Desa Kambingan, Tumpang, akhir pekan kemarin. Dia dan tiga temannya yang masih menjadi buron polisi, diketahui melakukan perampasan perhiasan emas di pagi hari. Dari rumahnya, polisi menyita berbagai barang bukti yang diduga kuat terkait aksi jambretnya. Yakni dua pistol korek gas, parang, dua helm, jaket coklat, satu unit motor Yamaha Jupiter, N 5023 EE dan Suzuki Satria FU, N 3505 GM.
Kelompok Bahrowi ini, selalu merampas perhiasan emas milik wanita berusia lanjut saat korbannya berada di jalan, luar rumah ataupun di dalam rumah. “Modusnya, mereka berpura-pura menanyakan alamat. Setelah diberitahu atau korbannya lengah, mereka langsung menarik kalung atau gelang emas milik korban,” papar Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan SH. Terkadang, lanjutnya, kalau korban berontak, kelompok Bahrowi ini tidak segan-segan mengancam dengan menggunakan parang ataupun pistol korek.
Mantan Kapolsek Wajak ini menerangkan, dari hasil pemeriksaan, baru dua TKP yang diakui oleh Bahrowi. Yang pertama, bulan November 2013 di Jalan Mahakam Malang dan bulan Desember 2013 di Jalan Serayu Malang. “Tersangka ini yang menjadi eksekutornya. Dan yang menarik, anggota kelompok ini selalu mengenakan jaket coklat setiap beraksi. Bisa dikatakan sebagai identitasnya. Inilah yang dihafal oleh korban,” urai Dwiko.
Saat ini, tegasnya, penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Bahrowi karena dia dan tiga temannya dicurigai sudah sering melakukan aksi penjambretan di kota Malang, termasuk perumahan Sawojajar. “Saya berharap, bagi para korban jambret, bisa mendatangi Polres Malang Kota untuk mengenali ciri-ciri tersangka yang sudah kita amankan ini,” pungkasnya. (mar)