Kriminal Mulai Meningkat

BATU - Menjelang perayaan Imlek, Polres Kota Batu, tampaknya benar-benar bakal melipatgandakan pengamanan. Terutama di tempat ibadah, termasuk pusat-pusat keramaian.
Kondisi itu dilakukan, menyusul akhir-akhir ini, Kota Wisata Batu sedang rawan kejahatan. Kejadian demi kejadian, muncul di beberapa tempat.
Belum lagi, ketika Imlek nanti, Kota Batu diprediksi akan penuh sesak. Perayaan tahun baru Cina 2565 tersebut itu, bertepatan dengan libur panjang.
‘’Beberapa hari terakhir ini, Batu sedang rawan kejahatan. Seperti jambret yang terus terjadi belakangan ini dan juga kriminalitas lainnya. Karena itu, pengamanan akan lebih kami tingkatkan,’’ ujar Kapolres Batu, AKBP Windiyanto Pratomo, kepada Malang Post, kemarin.
Peningkatan proses pengamanan itu, akan terjadi menjelang hari H. Termasuk meningkatkan patroli dan memantau kegiatan masyarakat. Termasuk diantaranya pertokoan, mall, hotel dan tempat berkumpul massa lainnya.
Apalagi perayaan Imlek, tidak hanya dilakukan di klenteng saja. Tapi juga ada beberapa mall dan hotel yang menyelenggarakan acara. Seperti, di Lippo Plaza misalnya.
Dia menyebut, peribadatan klenteng di Kota Batu, hanya ada satu yaitu Klenteng Kwan Im Tong. Saat perayaan Imlek, di Klenteng tersebut tidak mengagendakan acara, hanya proses peribadatan seperti hari biasa.
‘’Saat kami kroscek kesana, ternyata tidak ada acara khsusus saat perayaan. Tapi tetap akan kami lakukan pengamanan. Sebab, bisa saja kelengahan petugas dimanfaatkan oleh golongan-golongan yang memiliki maksud jahat,’’ sebutnya kepada Malang Post.
Dalam pengamanannya nanti, Polres akan menerjunkan 50 personil diberbagai titik. Mulai dari penertiban di jalan raya, sampai penjagaan di tempat-tempat yang merayakan Imlek, apalagi di Lippo Plaza akan digelar karnaval.
‘’Fokus kami untuk pengaman adalah dalam bentuk pengamanan lalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kemacetan di jalan raya dengan kemungkinan banyaknya animo masyarakat untuk menonton acara yang digelar,’’ tuturnya. (mik/avi)