Obrak Judi Remi, Tangkap Lima Pelaku

Kelima tersangka saat diperiksa petugas di Mapolsek Singosari

SINGOSARI - Petugas Reskrim Polsek Singosari, Minggu (2/2) malam mengobrak abrik arena judi remi di Dusun Gondorejo, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan lima orang pelaku serta barang bukti dua set kartu remi dan uang tunai Rp 340 ribu.
Lima orang pelakunya yakni M. Zainuri 39 tahun, Sumartono 43 tahun, Rahmad Eka Prastiawan 21 tahun, Gufron Yasin 48 tahun dan Mas’ud 34 tahun. Semuanya warga Dusun Gondorejo, Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari.
“Seluruh tersangka kami tangkap di rumah Gufron Yasin yang terletak di Dusun Gondorejo RT 2 RW 4 Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari. Mereka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian ancaman hukumannya empat tahun penjara,” ujar Kanit Reskrim Polsek Singosari AKP Untung kepada Malang Post kemarin.
Menurutnya, rumah Gufron Yasin kerap kali diadakan judi remi dan membuat warga sekitar resah. Berawal dari keresahan masyarakat tersebut, petugas akhirnya melakukan pneyelidikan selama tiga hari dengan memantau rumah tersangka. Setelah dipantau dan yakin mereka melakukan judi remi, akhirnya Minggu (2/2) petugas menggrebeknya.
“Saat menggrebek rumah tersangka Gufron Yasin, petugas mengepungnya dari berbagai arah. Meski mereka mencoba kabur, masih bisa ditangkap oleh petugas,” terang perwira pertama dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, mereka mengaku berjudi remi sejak satu tahun belakangan ini. “Selama berjudi remi, mereka berpindah-pindah tempat. Sehingga, membuat petugas sulit mendeteksi jejak mereka dan belum bisa tertangkap,” bebernya.
Menurutnya, hasil judi yang mereka lakukan, dibuat untuk minum bir dan diputar kembali bermain judi. “Pengakuan mereka, judi remi hanya untuk bersenang-senang, mengisi kekosongan waktu saat malam hari. Saat berjudi, biasanya diisi dengan mabuk-mabukan minuman keras,” terangnya. (big/aim)