Buru Pengedar Dapat Kurir Sabu

BATU - Nekad mengedarkan sabu-sabu di Kota Batu,  Supriyanto,  31 tahun warga Jalan Muharto Gang V Kelurahan Kotalama, Kedungkandang, kemarin malam diringkus petugas Reskoba Polres Batu. Dalam kasus ini, bapak dua orang anak itu diketahui hanyalah seorang kurir yang sedang mengantarkan obat terlarang tersebut kepada calon pembeli di Jalan Soekarno atau depan garasi Bus Puspa Indah.
Dalam pemeriksaan, Supriyanto mengakui sabu yang dibawanya merupakan milik Kancil sang pengedar. Menariknya, ketika mendapatkan upah untuk mengantarkan sabu itu, Supri sapaan akrabnya justru ngaku tak mengetahui identitas pemesan barang.
Sabu sabu seberat 1 poket pun disita polisi, plus Hp, sebungkus rokok, dompet dan uang sebesar Rp299 ribu. Walaupun perannya hanyalah kurir, namun  Supri tetap dijadikan tersangka.
Kabag Humas Polres Batu, AKP M.Yantofan mengatakan, penangkapan Supri diawali under cover atau penyelidikan. ”Barang tersebut milik Kancil, tapi dia tidak tahu persis alamat dan rupa pemilik barang maupun pemesannya, karena keburu ditangkap oleh aparat,”kata  Yantofan.
Dalam pemeriksaan, tersangka yang kesehariannya kerja ngamen ini mau mengantarkan sabu-sabu tersebut lantaran tuntutan ekonomi keluarga."Dia kerjanya ngamen, sudah punya istri dan dua anak. Karena faktor ekonomi keluarga, dia rela menjadi kurir,"jelas Yantofan, Rabu kemarin.
Tak ingin hanya meringkus Supri saja, polisi pun beralih memburu sang pengedar.” Dia (pengedar) kan orang Malang, dan transaksinya dilakukan di Kota Batu,’’pungkasnya. (mik/lyo)