Mr X Diduga Korban Pembunuhan

SUMAWE - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas, kemarin pagi ditemukan di saluran air (parit) Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pria yang diperkirakan berusia sekitar 55 tahun ini, diduga menjadi korban pembunuhan.
"Untuk identitasnya kami masih menyelidiki. Warga sekitar lokasi penemuan tidak ada yang mengenali. Untuk kematian korban juga masih kami selidiki. Apakah merupakan korban pembunuhan atau tabrak lari masih belum tahu. Saat ini, jenazah berada di kamar mayat RSSA Malang," ungkap Kapolsek Sumbermanjing Wetan, AKP Farid Fathoni.
Peristiwa yang sempat menggegerkan warga sekitar tersebut, terjadi sekitar pukul 05.30. Kali pertama yang mengetahui kejadian itu, adalah Slamet warga sekitar. Pagi itu saksi yang kebetulan melintas saat hendak mencari rumput, kaget ketika melihat ada tubuh manusia tergeletak di parit yang berada di sebelah timur jembatan Sungai Lesti.
Setelah dipastikan bahwa tubuh manusia yang dilihatnya sudah tak bernyawa, saksi kemudian memberitahukan pada warga sekitar yang diteruskan ke perangkat desa. Selanjutnya temuan itu selanjutnya dilaporkan ke petugas Polsek Sumbermanjing Wetan.
Polisi yang mendapat laporan, lalu mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dibantu tim Identifikasi Polres Malang. Dari hasil olah TKP, ditemukan luka robek sepanjang 11 sentimeter di kepala belakang korban. Selain itu juga ada beberapa luka gores dibeberapa tubuh korban. Di samping tubuhnya ditemukan uang Rp 20 ribu.
Belum diketahu pasti penyebab luka tersebut. Apakah karena benda tajam, atau benda tumpul seperti batu. "Untuk penyebab luka dan kematiannya, kami masih menunggu hasil dari otopsi di kamar mayat," ujar mantan Kapolsek Pakisaji ini.
Sementara dari beberapa informasi yang didapat, dugaan bahwa korban dibunuh oleh seseorang. Kemudian setelah tak bernyawa, mayatnya dibuang oleh pelaku di lokasi penemuan pada malam harinya. Tidak ada saksi yang mengetahui, karena saat malam hari kondisi jalan juga sepi. Jarak lokasi penemuan dengan perkampungan warga sekitar 2 kilometer.
Sedangkan ciri-ciri korban yang dapat dikenali, memakai kemeja warna biru bergaris hitam. Memakai celana warna abu-abu. Tinggi sekitar 65 sentimeter, badan sedang dan kulit tubuh sawo matang.(agp/aim)