Lagi, Dua Indomaret Dirampok

TKP: Indomaret Jalan Sarangan yang menjadi sasaran perampok bersenjata celurit.


MALANG - Belum terungkap kasus perampokan toko emas Bulan Purnama, dini hari kemarin giliran dua pertokoan modern disatroni perampok bersenjata celurit. Yakni Indomaret Jalan Sarangan Malang dan Indomaret Jalan Tlogomas Malang. Dari kedua tempat tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 30,3 jutaan. Hingga semalam, kasus tersebut masih diselidiki anggota reskrim Polsekta Lowokwaru. Kali pertama, dua pelaku yang menggunakan motor matic ini, mendatangi Indomaret Jalan Sarangan Malang, pukul 03.05.
Begitu masuk ke dalam toko, mereka langsung menodongkan celurit yang dibawa ke Zainal Arifin, 22 tahun, karyawan toko asal Dusun Sidoaji, Desa Lumbangsari, Bululawang. “Dimana kunci brankasnya,” gertak pelaku kepada Zainal. Takut terjadi apa-apa, dia pun memberikan kunci dan menunjukkan brankas berisi uang Rp 13 juta yang berada di gudang toko. Setelah mendapatkan uang tersebut, kedua pelaku pun langsung pergi. “Pelakunya gemuk dan berewokan. Namun, ada juga yang memakai masker,” papar korban kepada polisi.
Sementara itu, pukul 03.15, perampok juga menyatroni Indomaret Jalan Tlogomas. Di toko ini, pelaku bahkan berhasil menggasak uang Rp 17.318.500 dari dalam brankas setelah mengancam karyawan toko, Sonia Aria Samanta, 25 tahun, warga Jalan Hamid Rusdi Timur Malang. Bila di Indomaret Jalan Sarangan, pelaku menanyakan kunci brankas, namun di Indomaret Jalan Tlogomas meminta ditunjukkan tempat brankas.
Petugas Polsekta Lowokwaru yang menangani kasus ini, mencurigai bila pelaku berjumlah empat orang namun menyebar ke kedua TKP. “Masih kita selidiki,” ujar Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Ali Machfud secara singkat. Perampokan terhadap dua Indomaret ini, menambah daftar panjang kasus perampokan di toko milik PT. Indomarco Prismatama, Kedungkandang. Tahun lalu, lebih dari empat toko Indomaret di Kota Malang dan Kabupaten Malang dirampok hingga menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah. (mar)