Tenggak Josteng, Dua Pemabuk Tewas

KEPANJEN- Minuman keras (miras) oplosan, kembali memakan korban. Kali ini dua orang tewas menenggak miras di salah satu warung di Kelurahan/Kecamatan Turen dini hari kemarin. Mereka adalah Sinyo alias Mohung, 26 tahun dan Boby Aditya, 23 tahun. Keduanya merupakan warga Kelurahan Ardirejo Kecamatan Kepanjen.
Peristiwa maut tersebut, tengah diselidiki oleh Polres Malang, yakni denga dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. “Benar, terdapat dua orang meninggal akibat minum miras oplosan. Laporannya, baru saja kami terima sore tadi (kemarin sore),“ ujar Kasubag Humas Polres Malang kepada Malang Post, via BBM kemarin sore.
Informasi yang berhasil dihimpun keduanya sejak Senin (10/2) malam, janjian pergi keluar bersama ke warung tersebut. Tujuannya untuk membeli miras opolosan jenis josteng, yang dikonsumsi di tempat itu pula. Awalnya, mereka tidak apa-apa meminumnya, hingga teler. Namun, kondisi parah memasuki Selasa (11/2) dini hari.
Keduanya mengalami kejang-kejang, hingga dilarikan ke RSI Gondanglegi oleh warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, takdir Tuhan berkata lain. Mohung meninggal dunia pada dini hari saat dirawat. Dilanjutkan Boby Satria juga meregang nyawa pada sore hari, setelah dirujuk di RSUD Kanjuruhan.
Informasi yang berkembang, warung miras tersebut sebenarnya sudah ditutup oleh Pemerintah Kecamatan Turen. Namun, pemiliknya ternyata masih membuka. “Dari keterangan sementara, mereka beli miras tersebut seharga Rp 15 ribu per liter. Kemudian dikonsumsi bersama-sama, hingga over dosis,” terang mantan Kapolsek Pakisaji ini.
Belajar dari peristiwa tersbut, pihak kepolisian berjanji akan menindak penjual miras oplosan tersebut. “Caranya, ya melalui terus dilakukan razia cipta kondisi. Bila pemiliknya bandel, nantinya bisa kami sidang tipiring dan miras oplosannya kami sita,“ tegas perwira pertama dengan tiga balok di pundaknya tersebut. (big/aim)