Sugik Wajib Lapor Senin Kamis

KEPANJEN- Kendati statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan, Sugiyanto alias Sugik anggota DPRD Kabupaten Malang tidak ditahan oleh penyidik Polres Malang. Politisi Partai Golkar yang kembali mencalonkan diri itu, hanya dikenakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis ke Mapolres Malang.
“Tersangka Sugik, hanya diwajikanb lapor diri setiap Senin dan Kamis, per awal pekan kemarin. Sedangkan terhadap adik tersangka bernama Sumadi, yang juga ikut-ikutan pengroyokan sudah kita lakukan penahanan,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang AKP M Aldy Sulaeman kepada Malang Post kemarin.
Meski dua tersangka melakukan kejahatan yang sama, namun kondisinya berbeda. Penyidik tidak mengkhawatirkan tersangka Sugik, nantinya akan kabur. Karena yang bersangkutan mempunyai pekerjaan jelas, sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang dan saat ini mencalonkan diri kembali pada Pileg.
“Kami juga masih menghormati status yang bersangkutan, sebagai wakil rakyat. Selain itu, hal ini merupakan bentuk itikad baik penyidik terhadap tersangka,“ tuturnya. Menurutnya, kondisi Sugik, tentunya berbeda dengan kondisi adiknya Sumadi. Mantan tenaga pendidik (Gadik) SPN Brimob Polda Jatim ini mengatakan, Sumadi berpeluang untuk kabur. Faktor yang menyebabkan Sumardi kabur salah satunya adalah yang bersangkutan tidak mempunyai pekerjaan yang jelas. Sehingga pihaknya dirasa sangat perlu melakukan penahanan terhadap Sumardi.
“Dari laporan penyidik unit III yang menangani perkara tersebut, tersangka Sugik selalu hadir absen. Bila yang bersangkutan terindikasi mulai berulah dengan mangkir absen, maka akan kami tindak tegas. Bisa jadi dilakukan penahanan,“ bebernya.
Meski mendapatkan perlakuan yang berbeda, dia menegaskan proses hukumnya tetap sama. Bahkan dalam waktu dekat, penyidik akan segera melimpahkan berkas kedua tersangka ke Kejaksaan Negeri Kepanjen.
“Kedua tersangka tetap kami jerat dengan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan, yang ancamannya maksimal tujuh tahun kurungan penjara,“ terangnya.
Seperti diketahui, banyak pihak termasuk dalam kalangan advokat yang mendesak agar penyidik Polres Malang menahan Sugik. Karena ada perlakuan yang berbeda dalam penanganan satu kasus yang sama. (big/aim)