Yafed : Nonton BF untuk Terapi

Yafed memang mengakui kalau para korban datang ke rumahnya. Tetapi dia mengelak ketika dituduh telah mencabuli para korban. “Saya tidak pernah melakukan perbuatan itu,” kilah Yafed saat di Mapolres Malang.
Tentang film porno, dia menyatakan tidak mengajak anak-anak nonton film porno itu. Hanya saja, ketika dia sedang asyik nonton film porno di HP, tiba-tiba para korban datang ke rumahnya dan langsung ikut melihat film itu. “Bahkan salah satu korban, mengatakan juga sudah pernah melihat film itu di HP kakaknya,” ujarnya.
Karena dilihat anak-anak, akunya, dia langsung mematikan HP yang kemudian menyuruh anak-anak mandi. Saat anak-anak mandi, dia berdalih berada di dapur untuk mencuci piring. “Ketika saya lihat, anak-anak itu mandi sembari mendekatkan selang air ke dalam kemaluannya itu, dan memasukkan jarinya. Saat mengetahui langsung saya larang, dan minta selesai mandi kemudian saya minta pulang. Jadi saya sama sekali tidak melakukan perbuatan cabul,” beber pria kelahiran Surabaya 1959 itu.
Yafed menambahkan, bahwa selama beberapa terakhir dia memang hobi menonton film porno. Itu dilakukan untuk terapi atas saran temannya di Bali. Pasalnya selama ini Yafed mengaku susah ereksi karena gairah seksnya sudah menurun. “Saya nonton film itu untuk menaikkan gairah seks dengan istri, karena selama ini tidak bisa,” akunya.(agp/aim)