Dituduh Curi Kayu yang Akibatkan Longsor

JM  dikawal petugas untuk menjalani pemeriksaan di Satuan Reskrim Polres Malang Kota, kemarin.

Dilaporkan Tetangga,Warga Wonokoyo Diamankan
MALANG-Jumali alias JM (52 tahun) warga Jalan Kalisari Kelurahan Wonokoyo Kedungkandang diamankan Polisi. Pria ini dilaporkan tetangganya H. Ahmad Muhlas Arofat. JM dituduh mencuri kayu di pinggir jalan yang dikhawatirkan menyebabkan longsor.
Konflik antara H. Ahmad dan JM ini berbau soal klaim atas hak tanah. Ceritanya pada tahun 1977, tanah JM dan H. Ahmad bersebelahan. Kemudian diminta oleh desa karena diperlukan untuk sarana umum.
Keduanya memberikan tanahnya, dan tahun 2011 tanah itu diaspal untuk jalan umum. Belakangan di pinggir jalan ditanami pohon mindi yang dikelola H. Nun. Pada 19 Desember 2013 lalu, pohon itu ditebang oleh JM, sebanyak 15 batang dengan diameter 20 – 30 cm.
H. Ahmad Muhlas Arofat tidak terima karena merasa pohon itu berada diatas tanahnya. Kemudian dia melapor ke Polisi dengan laporan pencurian dan ancaman longsor median jalan. Atas pohon yang ditebang, Ahmad juga mengaku rugi Rp 30 juta.
JM lantas dipanggil oleh Polisi, dan mengaku pohonnya hanya laku Rp 2,5 juta. Polisi perlu upaya lama untuk menyelidik kasus tersebut. Sampai kemudian mendapatkan barang bukti sertifikat dari H. Ahmad.
“Tanah itu dulu milik Dr Wahjoetomo.ada sertifikat, SHM 2671 terbit 2006 kemudian jual beli Ahmad Muhklas disahkan dengan nomor 21.05 2008,” jelas Kabag Humas Polres Malang Kota AKP Dwiko Gunawan.
Surat itu diikuti surat ukur 14 12 1998 no 639 yang menguarai SHM no 1019. menurut Dwiko maka secara sah, tanah itu adalah milik H. Ahmad. Sehingga JM dalam hal ini secara sah didakwa mencuri pohon milik H. Ahmad 36 tahun, warga Kolonel Sugiono 36 A.“Selain itu pohon tersebut untuk menahan jalan umum dari bahaya longsor,” tandas Dwiko.(ary/nug)