Tak Direstui Nikah, Pilih Gantung Diri

JABUNG – Seorang pemuda di Dusun Busu, Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, akhir pekan kemarin, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ainun Rozikin, 18 tahun, pemuda tersebut bunuh diri karena kecewa dan putus asa. Itu setelah keinginan untuk menikahi gadis pujaannya, tidak mendapat restu dari kedua orangtua.
“Dari keterangan saksi dan keluarganya, alasan korban bunuh diri karena tidak direstui menikah. Baik oleh orangtuanya sendiri ataupun orang tua kekasihnya juga tidak merestui,” ungkap Kapolsek Jabung AKP Yatmo.
Diperoleh keterangan, peristiwa yang sempat menggemparkan warga sekitar itu terjadi pukul 13.00. Korban gantung diri menggunakan tali tampar warna biru yang diikatkan pada kayu kamar mandi rumahnya. Aksinya dilakukan ketika rumahnya sedang dalam kondisi sepi.
Kali pertama yang mengetahui kejadian itu, adalah Saiful Islam, 23 tahun kakak kandungnya. Saksi Saiful saat itu hendak pergi ke kamar mandi. Namun begitu masuk kamar mandi, dia kaget dan langsung berteriak histeris begitu mengetahui adik kesayangannya tewas tergantung.
Orangtua serta tetangga yang mendengar teriakan itu, langsung berdatangan untuk memastikan apa yang terjadi. Setelah mengetahui korban gantung diri, warga yang menganggap kematiannya tidak wajar lalu memberitahukan ke perangkat desa yang kemudian diteruskan melapor ke petugas Polsek Jabung.
“Dari hasil olah TKP serta evakuasi di tubuh korban sama sekali tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena gantung diri. Pihak keluarga korban juga telah menerima kematiannya. Sesuai surat pernyataan keluarga, jenazahnya hanya kami mintakan visum luar di Puskesmas Jabung,” jelas Yatmo.(agp/aim)