Gembong Curanmor Dibekuk

MALANG – Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Ungkapan itu pas untuk Rofi’i, warga Dusun Crabaan, Desa Sumbersuko Kecamatan Dampit. Beberapa bulan diburu, pemuda berusia 18 tahun ini akhirnya berhasil dibekuk petugas Buser Reskrim Polres Malang, kemarin.
Rofii diamankan terkait kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Dampit dan Turen. Selain dia, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari hasil kejahatan. Saat ini, polisi masih mengembangkan kasusnya karena masih ada beberapa pelaku lain yang belum tertangkap.
“Kami masih mengembangkan kasusnya. Karena masih ada dua pelaku lain dan penadah motor curian yang belum tertangkap. Termasuk mengembangkan kasus kejahatan lainnya,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman SIK.
Menurut Aldy, dari keterangan tersangka Rofii sementara, baru diakui ada TKP pencurian sepeda motor yang dilakukan bersama dua temannya berinisial ML dan AD, yang kini masih buron. Diantaranya mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter di Desa Sukodono – Dampit.
Lalu mencuri sepeda motor Honda Supra 125 di Desa Umbulrejo Kecamatan Dampit. Dan mencuri sepeda motor Suzuki Shogun di belakang stadion Desa Talok Kecamatan Turen. Semua pencurian itu dilakukan bersama dua orang temannya yang kini masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Selain mengaku mencuri sepeda motor di tiga tempat, tersangka juga melakukan pencurian dengan pemberatan dalam rumah di Dusun Gunung Gamping, Desa Srimulyo Kecamatan Dampit. Barang bukinya adalah alat bor listrik dan satu unit pasrah listrik,” terang mantan tenaga pendidik (Gadik) SPN Brimob Polda Jatim ini.
Perwira dengan pangkat balok tiga ini menambahkan, selain mengamankan barang bukti dua sepeda motor Honda Supra 125 serta Yamaha Jupiter dan alat pertukangan, juga mengamankan sepeda motor Honda Grand. “Sepeda motor Grand tersebut, diakuinya dibeli dari seseorang yang diduga juga hasil dari kejahatan,” tambahnya.(agp/aim)