Lima Penadah Asal Dampit Dibekuk

Para penadah sepeda motor curian yang diamankan di Mapolres Malang bersama dengan barang buktinya.

DAMPIT – Usai menangkap gembong curanmor, Rofii, warga Dusun Crabaan Desa Sumbersuko Kecamatan Dampit, kemarin tim Buser Polres Malang berhasil mengamankan lima orang penadah sepeda motor curian. Kelimanya yang berasal dari Kecamatan Dampit ini, dibekuk di rumahnya masing-masing.
Mereka adalah, Teguh Wahyudi, 24 tahun, dan Samsul, 27 tahun, warga Dusun Prangas Desa Majang Tengah. Lalu Solikin 23 tahun, warga Dusun Lambang Kuning, Desa Majang Tengah. Yulianto, 34 tahunn warga Desa Sukodono, serta Edi Rupian, 35 tahun, warga Dusun Panggungrejo, Desa Baturetno.
“Kelima penadah sepeda motor curian ini, amankan berdasarkan pengembangan dari tersangka curanmor atas nama Rofii, yang sebelumnya sudah lebih dulu kami tangkap,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman SIK.
Dalam pemeriksaan penyidik, Teguh Wahyudi mengaku membeli sepeda motor Yamaha Jupiter, dari tersangka Rofii sebesar Rp 2 juta. Kemudian oleh Teguh dijual lagi kepada Solikin lewat perantara Samsul seharga Rp 2,5 juta. Lalu ditukar (barter) motor Yamaha Vega serta uang Rp 500 ribu, sebelum Teguh tertangkap.
Sedangkan satu tersangka lagi adalah Edi Rupian, warga Dusun Panggungrejo – Dsesa Baturetno Kecamatan Dampit. Dia membeli sepeda motor Honda Supra dari hasil kejahatan Rofii, senilai Rp 2 juta.
“Untuk barang bukti sepeda Yamaha Jupiter itu adalah milik Budi Cahyoo Cahyono, 41 tahun warga Dusun Sawur Desa Sukodonn Dampit, yang dicuri saat ditinggal kondangan pada (17/ 2) lalu. Sedangkan untuk barang bukti Honda Supra,  diketahui milik Rusmiati. Sepeda motornya hilang pada 17 Februari lalu saat diparkir di teras depan rumahnya.(agp/aim)