Kencan di Karaoke Minta Dibelikan Sabu

Kedua budak narkotika jenis sabu-sabu saat dikawal petugas Polres Malang.

MALANG – Perang terhadap narkotika di wilayah Kabupaten Malang, terus dikibarkan Satuan Reskoba Polres Malang. Jumat kemarin, polisi menangkap dua orang budak narkoba jenis sabu-sabu (SS). Keduanya diringkus sesaat setelah melakukan transaksi.
Keduanya adalah Khusnul Yakin alias Bawon, 28 tahun, serta Taufik, 42 tahun, warga Jalan Peltu Sujono, Gang Nusa Indah, Kelurahan Ciptomulyo Kecamatan Sukun. Mereka diamankan di dua lokasi yang berbeda. Ambon ditangkap di jalan raya sekitar Singosari. Sedangkan Taufik di depan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
"Dari tangan mereka berdua ini, kami mengamankan sepoket sabu-sabu (SS) seberat 0,3 gram," ujar Kasatreskoba Polres Malang AKP Samsul Hidayat.
Menurut mantan Kanitreskrim Polsek Singosari ini, penangkapan kedua tersangka ini berawal dari adanya informasi yang mengatakan bahwa ada transaksi narkotika di sekitar jalan raya Singosari. Berdasarkan informasi itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Sesuai petunjuk ciri-ciri yang didapat akhirnya polisi berhasil menangkap Bawon saat hendak mengantarkan SS pada seorang wanita.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bawon bapak satu anak yang bekerja di sebuah dealer Honda ini, mengaku mendapat barang dari Taufik. Selanjutnya polisi mengembangkan kasusnya dan berhasil mengamankan Taufik di depan RSSA Malang.
Dalam pemeriksaan, Bawon mengatakan kalau dirinya sebelumnya sama sekali tidak mengenal peredaran barang terlarang itu. Dia mulai mengenal SS, setelah mengenal seorang cewek yang kemudian mengajaknya karaoke. Namun sebelum karaoke, Bawon diminta membelikan SS dengan diberi uang Rp 250 ribu.
“Saya membeli dari Taufik. Setelah mendapatkan barang, rencananya langsung saya berikan pada wanita itu, tetapi belum saya serahkan sudah ditangkap polisi,” tutur Bawon.
Sedangkan Taufik mengaku mendapatkan serbuk putih itu dari seorang kenalannya berinisial DL, warga Kota Lama. Dia membeli SS itu dengan harga Rp 250 ribu. “Saya memang tidak mendapat untung uang, tetapi mendapat keuntungan barang dengan mencubit sedikit,” katanya.(agp/aim)