Perampokan Karangploso Bermotif Dendam

KARANGPLOSO-  Perampokan yang terjadi terhadap Nardi, 52 tahun, warga Jalan Aris Munandar RT 7 RW 1 Desa Ngenep Kecamatan Karangploso, Sabtu (22/2) lalu kemungkinan besar bermotif dendam. Kepolisian menduga, salah seorang pelaku perampokan merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor.
Kanit Reskrim Polsek Karangploso Aiptu Engkos Kosasih menjelaskan, sepeda motor Honda Beat nopol N 2863 GL milik korban yang dibawa kabur pelaku, sebelumnya sudah pernah hilang dicuri.
“Sepeda motor milik korban, pernah hilang dicuri pada pertengahan bulan Juni tahun 2013 lalu,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Sepeda motor milik korban tersebut hilang dicuri oleh teman dekat anaknya di Kecamatan Lawang. Polsek Lawang yang menerima laporan tersebut langsung mengusut kasusnya. Hingga petugas dapat menangkap pelakunya, saat akan melakukan transaksi jual beli dengan salah seorang penadah.
Secara otomatis sepeda motor tersebut kembali ke korban faktor tesebut, kemungkinan pelaku melakukan balas dendam. Pasalnya, diketahui pelaku itu, sudah menyelesaikan massa hukumannya. Faktor lainnya adalah, saat melakukan aksinya, salah seorang pelaku yang mengancam menggunakan pisau dapur.  
Hal tersebut tidak sama dengan perampok lainnya yang umumnya menggunakan celurit, pancor, dan buding saat menjalankan aksinya. Disinggung terkait dugaan pelaku perampokan adalah pelaku yang sama dengan pencurian, pihaknya belum dapat memastikan. Meski indikasi bahwa pelakunya sama, semakin menguat.
“Berbagai dugaan, bisa saja terjadi. Namun, alangkah baiknya terlebih dahulu menunggu proses penyelidikan yang sedang kami lakukan,” terangnya.
Sementara itu, pihaknya hingga kini sudah memintai keterangan empat orang.  Selain dua penghuni rumah Nardi dan istirnya Suliati, 47 tahun, kepolisian juga sudah memintai keterangan dua tetangga korban, yang mengetahui kejadian tersebut pertama kali.
Penyidik kepolisian berdalih minimnya saksi yang mengetahui wajah pelaku termasuk tidak ada barang bukti yang tertinggal.
“Kami masih terus mendalami dugaan motif para pelaku melakukan perampokan itu adalah dendam, terkait pencurian sepeda motor yang dilakukan pada tahun 2013 lalu. Bila itu memang benang merahnya, maka akan mudah menangkap pelakunya,” tegasnya. (big/aim)