Terpleset, Nenek Tewas di Sungai

TUMPANG - Kamsatun, warga Dusun Suwaru RT 05 RW 01 Desa Duwet Kecamatan Tumpang, ditemukan tewas di Sungai Suwaru Senin (24/2) malam. Nenek malang berusia 80 tahun tersebut diduga terpleset dari dinding sungai setinggi 50 meter.
“Benar, ada penemuan mayat seseorang di Sungai Suwaru Senin (24/2). Dugaan sementara, korban tewas terpleset jatuh dari tebing sungai setinggi 50 meter,” kata Kanit Reskrim Polsek Tumpang Aiptu Hariyani saat dihubungi Malang Post kemarin.
Informasi yang berhasil dihimpun, pertama kali yang menemukan jenazah korban adalah Sukarsan, warga Dusun Suwaru RT 01 RW 01 Desa Duwet Kecamatan Tumpang. Saat itu, pria berusia 63 tahun tersebut usai pulang mencari rumput. Kemudian, dia kaget saat pulang menemukan sosok tubuh korban tergeletak di pinggir sungai.
Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan, mengalami luka di kepala hingga mengeluarkan darah. Temuan itu, dilaporkannya kepada Kepala Dusun Suwaru bernama Jukiyat, yang diteruskan ke Polsek Tumpang. Selanjutnya, petugas yang datang langsung mengadakan olah TKP dan memintai keterangan dari para saksi.
Polisi membawa jenazah korban ke RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum et repetrum. Sementara itu, hasil sementara pemeriksaan kepolisian, penyebab tewasnya korban murni kecelakaan lantaran jatuh dari tebing sungai. Saat ditemukan, tidak terdapat bekas tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.
Sedangkan terkait luka di kepala hingga berdarah, diperkirakan saat jatuh, kepala korban terlebih dahulu menyentuh tanah dengan keras. “Kalau dilihat kondisi jenazah korban saat di TKP, kemungkinan terjatuh belum ada sehari. Karena darahnya masih segar dan kondisinya belum membusuk,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Pakis ini. (big/aim)