Mr X Tewas Dijerat Kawat Bendrat

Polisi mengangat kantong jenazah Mr X yang ditemukan tewas di kebun tebu.

JABUNG-  Warga Dusun Gunungjati Bokor, Desa Gunungjati, Jabung dikejutkan dengan penemuan mayat sosok laki-laki tak dikenal di dalam kebun tebu, kemarin siang. Korban yang belum diketahui identitasnya atau Mr X tersebut, tewas dibunuh dengan cara leher dijerat kawat bendrat, kedua kaki dan tangan diikat tali rafia serta mulut diplester. Kapolsek Jabung, AKP Yatmo menerangkan bila pihaknya masih melakukan mencari identitas mayat yang diperkirakan berusia 30 hingga 35 tahun, menggunakan kaos, celana dalam, dan jaket warna hitam.
  “Untuk identitasnya, masih kami selidiki. Warga sekitar lokasi penemuan tidak ada yang mengenali,” ujarnya.  Informasi yang dihimpun, peristiwa yang sempat menggegerkan warga sekitar tersebut, diketahui kali pertama oleh Solikhin, warga sekitar pukul 11.30. Dia mengaku hendak pulang ke rumahnya, usai mencari rumput untuk ternaknya. Ketika melintasi lokasi kejadian, dia kaget ketika melihat ada tubuh manusia tergeletak di kebun tebu.
Setelah memastikan bahwa tubuh manusia yang dilihatnya sudah tak bernyawa, dia kemudian memberitahukannya kepada Rokhim, Kepala Dusun (Kasun) Gunungjati Bokor. Selanjutnya temuan itu selanjutnya dilaporkan ke petugas Polsek  Jabung. Polisi yang mendapat laporan, lalu mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dibantu tim identifikasi Satreskrim Polres Malang. Dari hasil olah TKP tersebut, petugas kepolisian berhasil menemukan beberapa bukti yang menjadi petunjuk.
Antara lain satu unit BlackBerry yang ada di dalam saku jaket korban, tiga pasang sandal dan satu bungkus rokok merek LA. Ketiga barang bukti itu, ditemukan di dekat tubuh korban. Yang paling mengejutkan, petugas juga menemukan satu buah bong alat pengisap narkoba jenis sabu-sabu (SS), sekitar 100 meter dari TKP. Usai dilakukan oleh TKP, mayat tersebut dibawa ke Kamar Mayat RSSA Kota Malang untuk diotopsi. Sementara dari beberapa informasi yang didapat, dugaan bahwa korban dibunuh oleh seseorang.
Kemudian setelah tak bernyawa, mayatnya dibuang oleh pelaku di lokasi penemuan pada malam harinya.  Tidak ada saksi yang mengetahui, karena saat malam hari kondisi jalan juga sepi. Jarak lokasi penemuan dengan perkampungan warga sekitar lebih dari 2 kilometer. Sedangkan ciri-ciri korban yang dapat dikenali bertubuh tambun, kepala botak, tinggi sekitar 160 cm. (big/mar)