Alap-Alap Stadion Kanjuruhan Diringkus

Tersangka Suhri bin Hanabi
MALANG – Alap-alap curanmor yang selama ini beraksi di area sekitar Stadion Kanjuruhan Kepanjen, dini hari kemarin berhasil diringkus Tim Buser Polres Malang. Tersangkanya Suhri bin Hanabi, 22 tahun, warga Sumberbende Sumbermanjing Wetan. Dia dibekuk petugas di rumahnya bersama dengan barang bukti dua sepeda motor.
Suhri diamankan terkait kasus pencurian sepeda motor Honda Vario N 2866 IH milik Sri Utami, 42 tahun, warga Desa Amadanom Kecamatan Dampit, pada 15 Desember 2013 lalu. Sepeda motor dicuri saat dipakai oleh anak korban Sahrul Wahyu Sahroni, 16 tahun, bermain ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Ketika diparkir dan ditinggal nonton balapan liar itulah, motor itu dicuri oleh tersangka.
“Dia (tersangka Suhri, red) berhasil kami amankan berdasarkan hasil penyelidikan anggota di lapangan. Saat ini kasusnya masih kami kembangkan, karena ada pelaku lain yang belum tertangkap. Termasuk penadah dari sepeda motor curian itu,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman.
Sementara dalam pemeriksaan penyidik, tersangka Suhri bersama temannya yang kini masih buron, mengaku melakukan pencurian sebanyak 17 kali. Tiga kali di wilayah Kecamatan Dampit, sekali di Gondanglegi dan Gedangan, serta 12 kali di area Stadion Kanjuruhan Kepanjen.
Semua sepeda motor curian, diakuinya dijual kepada seseorang seharga Rp 2 juta. Uangnya habis digunakan untuk foya-foya. “Uang hasil penjualan saya bagi berdua dengan teman dan habis untuk foya-foya,” tutur tersangka Suhri.
Pemuda bertubuh kurus ini mengatakan, sebelum beraksi mencuri dia bersama temannya terlebih dahulu keliling untuk mencari sasaran. Setelah keliling dan mendapati motor diparkir serta ditinggal pemiliknya, dia langsung beraksi dengan menggunakan kunci T. “Tersangka ini kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai dengan pemberatan,” jelas Kasatreskrim.(agp/aim)