Pemecah Kaca Mobil Hantui Warga Malang

Curi Barang Berharga
MALANG- Aksi kelompok pencuri bermodus memecahkan kaca mobil, benar-benar ‘menghantui’ warga kota Malang. Buktinya, dalam sebulan ini, setidaknya ada tiga laporan pencurian barang berharga dalam mobil yang masuk ke Satreskrim Polres Malang Kota. Hingga hari ini, belum ada satupun pelakunya yang berhasil ditangkap. Seperti yang menimpa Hariyanto, 36 tahun, warga Jalan Sunandar Priyosudarmo Malang. Mobil Toyota Innova, N 407 AE yang dikendarainya, dibobol pencuri ketika diparkir di pinggir Jalan Borobudur Malang, Rabu (12/3) sore.
Kepada petugas Polres Malang Kota, dia mengaku meninggalkan mobilnya untuk jalan-jalan di daerah tersebut. Sekitar 15 menit kemudian, atau sekitar pukul 17.00, dia kembali ke mobilnya untuk pulang ke rumah. “Begitu sampai di mobil, saya lihat kaca bagian tengah kiri sudah pecah,” paparnya kepada petugas. Dilihatnya lagi, satu unit laptop merek Asus senilai Rp 7,5 juta yang ditaruhnya di dalam mobil, sudah raib. Dia pun melaporkan kejadian ini ke polisi.        
Kejadian serupa juga menimpa Fitri Risky Rahmawati, 23 tahun, warga Jalan Danau Sentarum Blok E, Sawojajar, Malang. Rabu, 5 Maret 2014, sekitar pukul 17.00 WIB, dia memarkir mobil Toyota Avanza, N 1988 AD di tepi Jalan Gadang Gg XVII-B Malang untuk menemui temannya. Sedangkan barang-barang berharga ditinggalnya di dalam mobil. “Sudah saya pastikan semua pintu mobil terkunci,” ujarnya kala itu.  Saat kembali ke mobilnya lagi, dilihat kaca mobil bagian tengah sebelah kiri pecah.
Sedangkan barang-barang miliknya berupa  dua BlackBerry, iPod, 6 voucher Carefour, 10 voucher Sogo dan berkas-berkas kuliah hilang. Sama dengan korban sebelumnya, dia melaporkan kejadian ini ke Mapolres Malang Kota. Kepada penyidik, Fitri mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta. Sehari sebelumnya, Mokh. Maskhuri, 36 tahun, warga Jalan Satsuit Tubun Malang, juga menjadi korban pencurian dengan modus serupa.
Senin 3 Maret 2014, pukul 17.30, dia mengaku menaruh tas biru yang berisikan dokumen kantor serta batu permata di dalam mobil Toyota Avanza, B 1017 TFM. “Saya lalu masuk kantor untuk  bekerja. Ketika kembali ke mobil, kaca bagian tengah kiri juga pecah. Barang-barang juga hilang. Saya mengalami kerugian Rp 5 juta,” ungkapnya. Dia juga melaporkan pencurian ini kepada petugas Polres Malang Kota. (mar)