Bawa Samurai, Warga Pakisjajar di Bui

PAKIS- Jajaran Reskrim Polsek Pakis, mengamankan dua orang yang mencurigakan, saat dilakukan operasi serentak cipta kondisi, pada hari Kamis (13/3) malam. Mereka diamankan di dua tempat berbeda. Saat digeladah, seorang pelaku kedapatan membawa samurai tanpa surat izin dan seorang lagi kedapatan membawa kupon togel
Keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Pakis, untuk dijeblosakan ke dalam tahanan. Pelaku pembawa samurai yakni Ahmadi Saiful, warga Dusun Krajan Barat RT 04 RW 01, Desa Pakisjajar Kecamatan Pakis. Pria berusia 34 tahun tersebut, kedapatan membawa samurai saat operasi cipta kondisi di depan Wendit Water Park (WWP).
  Samurai tersebut, diduga akan dipergunakan tersangka untuk bertindak kejahatan. Namu, menurut pengakuan tersangka dihadapan penyidik yang memeriksanya, samurai tersebut dibawanya hanya sebagai alat untuk berjaga diri.
“Saya tak ada niatan jahat dengan membawa samurai itu. Ceritanya, saat itu saya sedang berangkat ke kebun tebu milik juragan saya. Tujuannya, untuk menjaga lahan tebu pada malam hari. Jadi, samurai itu untuk berjaga-jaga,” kilah tersangka.
Di Desa Sekarpuro, petugas Polsek Pakis juga mengadakan operasi cipta kondisi. Di tempat tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku judi togel. Tersangkanya adalah Adi Saputro alias Bawo, 31 tahun, warga Dusun Gempol RT 19 RW 06 Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis.
Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti  berupa satu bendel kupon togel, satu HP berisi sms nomor togel, dan uang tunai Rp 100 ribu. “Sudah setahun ini saya mengedarkan togel. Maklum, pekerjaan sebagai buruh bangunan tidak cukup. Jadi, saya tepaksa menjajakan togel secara diam-diam,” kata tersangka
Kanit Reskrim Polsek Pakis Ipda Roni Margas SH mengatakan, untuk tersangka Ahmad Saiful dijerat UU Darurat Nomor 12  Tahun 1951 yakni tentang kedapatan membawa senjata tajam tanpa dilengkapi dengan surat izin. “Ancaman hukumannya, maksimal 10 tahun penjara,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Sedangkan tersangka Adi Saputro dia menjelasakan, akan dijerat pasal 303 KUHP tentang tidak pidana perjudian, ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara. “Operasi cipta kondisi sesuai arahan dari Polda Jatim Melalui Polres Malang. Nantinya, akan kami lakukan rutin, amun waktunya randon,” tutur Margas. (big/aim)