Tiga Bocah SD Tewas Tertimbun Galian Proyek

MALANG POST - Pembangunan proyek lahan parkir milik Pondok Pesantren Temboro Magetan menelan korban jiwa. Tiga bocah yang tengah bermain di areal galian proyek tewas akibat tertimbun galian tanah yang longsor. Tiga bocah nahas tersebut yakni, Alwi (12), Iskak (10) dan Husen (10). Ketiganya murid SD warga Desa Temboro, Kecamatan Karas, Magetan.
Dari informasi yang dihimpun, ketiga korban tewas mengenaskan setelah tertimbun galian tanah, Minggu (16/3/2014) sore. Jasad ketiganya baru ditemukan, Senin (17/3/2014) siang setelah tim SAR, polisi dibantu warga melakukan pencarian sejak kemarin sore.
Menurut warga, Minggu siang (16/3) ada lima bocah yang bermain di areal galian proyek Pondok Pesantren Temboro. Menjelang sore, dua bocah bernama Tohah (12) dan Nur Hidayat (9) mengajak pulang. Namun ketiga korban justru terus asyik bermain di dekat timbunan tanah galian yang menggunung.
Tanpa diduga salah satu galian proyek berkedalaman sekitar sepuluh meter longsor dan menimpa ketiga korban tadi. Saat kejadian tidak ada warga yang mengetahui. Warga mulai curiga setalah menjelang Maghrib ketiga korban belum pulang.
Akhirnya malam itu juga warga segera mencari ketiga korban di sekitar lokasi proyek dengan diantar dua korban selamat. Karena keterbatasan alat berat, proses pencarian dihentikan.
Dengan menggunakan alat eskavator, akhirnya tim SAR, polisi dan dibantu warga berhasil menemukan jasad ketiga korban dalam kondisi saling tindih. "Kita berhasil menemukan ketiga korban dalam kondisi bertumpuk. Diduga mereka tertimbun tanah saat sedang bermain," terang Kapolres Magetan AKBP Riky Haznul kepada wartawan.
Usai dievakuasi, ketiga korban tewas tidak dibawa ke kamar mayat untuk diotopsi, karena dinyatakan kecelakaan murni. Ketiga jenazah langsung dibawa ke Pondok Pesantren Temboro dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (jpnn/bj/udi)