Terbelit Hutang, Gelapkan Sepeda Motor

Tersangka Sunaryo diperiksa petugas di Mapolsek Singosari kemarin.

SINGOSARI- Seorang pelaku penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor dengan modus meminjam, berhasil digulung Polsek Singosari. Tersangkanya yakni Sunaryo, warga Dusun Madyorenggo RT 02 RW 03 Desa Talok Kecamatan Turen. Pria berusia 35 tahun tersebut ditangkap petugas pada Kamis (20/3) malam di rumahnya.
Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita sebuah STNK sepeda motor Honda Vario nopol N 5902 U milik pelapor, bernama Siti Aminah, 36 tahun, warga Dusun Kembang RT 03 RW 08 Desa Purwoasri Kecamatan Singosari. Sedangkan sepeda motor milik korban, terlanjur digadaikan oleh tersangka kepada salah seorang temannya.
“Kasus ini, sedang kami kembangkan. Karena ditengarai pelaku melakukan hal yang sana di banyak TKP. Pasalnya saat kami melakukan penangkapan, di rumah pelaku terdapat banyak warga yang menginginkan kendaraanya segera dikembalikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Singosari Ipda Poernomo kepada Malang Post kemarin.
Penggelapan sepeda motor milik Siti Aminah, dilakukan tersangka pada pertengahan bulan Desember tahun 2013 lalu. Sebelumnya, tersangka memang kenal dengan korban. Saat itu, tersangka datang ke rumah korban untuk menggadaikan mobil miliknya.
Karena mobilnya digadaikan, tersangka meminjam sepeda motor korban sebagai kedaraan untuk pulang ke rumahnya. “Tersangka Sunaryo berjanji sepeda motornya akan dikembalikan dalam jangka waktu tiga hari,” kata Poernomo. Namun, ditunggu selama tiga hari oleh korban sepeda motor miliknya tidak kunjung dikembalikan.
Kemudian, korban berinisiatif mendatangi rumah tersangka yang berada di Desa Talok Kecamatan Turen. Saat didatangi oleh korban, tersangka tidak bisa menunjukan sepeda motor tersebut. “Tersangka beralasan bahwa sepeda motor milik korban masih dipinjam oleh salah seorang temannya,” kata mantan Kanit Laka Lantas Polres Malang ini.
Selanjutnya, korban berjanji dalam waktu sebulan akan mengembalikan sepeda motor milik korban. Setelah sebulan lebih, sepeda motor milik korban juga tidak kinjung dikembalikan. Korbanpun berkali-kali mendatangi rumah tersangka untuk mengambil sepda motornya, namun yang bersangkutan selalu tidak ada di tempat.
Atas peristiwa itu, korban melaporkan kejadian ke Polsek Singosari pada (11/3) pekan kemarin. “Atas laporan dari korban, kami lakukan penyanggongan di rumah tersangka. Saat tersangka diketahui berada di rumah, langsung kami lakukan penangkapan,” kata perwira pertama dengan satu balok di pundaknya tersebut.
Dihadapan penyidik yang memeriksanya, tersangka mengaku nekat melakukan hal itu lantaran sedang terbelit hutang. “Sepeda motor milik korban saya gadaikan ke teman saya. Uangnya untuk membayar hutang di bank yang sangat banyak,” kilah tersangka. (big/udi)