Warga Putat Lor Jadi Korban Tabrak Lari

MALANG – Imam Syafii, 46 tahun, warga Dusun Krajan Desa Putat Lor Kecamatan Gondanglegi, dini hari kemarin bernasib tragis. Dia meregang nyawa, setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Krebet Kecamatan Bululawang. Imam meninggal akibat luka serius di kepalanya.
“Kasus kecelakaan itu sudah kami tangani. Barang bukti sepeda motor yang dikendarai korban juga sudah kami amankan. Saat ini kami masih menyelidiki untuk mencari identitas pengendara sepeda motor yang menjadi lawannya,” ungkap Kanitlaka Polres Malang, Iptu M Lutfi.
Diperoleh keterangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.00 di KM 02-03 (Bululawang – Gondanglegi). Kecelakaan bermula dari sepeda motor tak dikenal, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor itu berusaha mendahului sepeda motor tak dikenal yang ada di depannya.
Ketika mendahului itu, kemungkinan terlalu ke kanan. Dan bersamaan dengan itu, dari arah utara ke selatan, melaju sepeda motor Honda Super Cup yang dikendarai oleh korban. Karena kondisi cuaca yang gelap dan minim penerangan, serta jarak antara kedua kendaraan cukup dekat akhirnya tabrakan pun tak terhindarkan.
Korban dan pengendara tak dikenal sama-sama terjatuh. Namun karena memanfaatkan situasi yang gelap dan sepi, begitu terjatuh pengendara tak dikenal itu bangun dan lalu melarikan diri ke arah utara. Sementara korban Imam Syafii yang mengalami luka di kepala, meninggal dunia di lokasi.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu lalu menolong, dan melaporkan kejadian tersebut ke petugas Laka Lantas Polres Malang. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk dimintakan visum.(agp/aim)