Motor Ditendang, Rampas HP

MALANG - Aksi brutal kejahatan dini hari di jalanan kota Malang, makin mengkhawatirkan. Haqqi Nur Islam, 17 tahun, warga Jalan Ir H. Juanda Malang, menjadi korban pemerasan dan pengancaman yang dilakukan seorang laki-laki tak dikenal, persis berada di depan Masjid Ahmad Yani, Jalan Kahuripan Malang, akhir pekan kemarin. Kepada petugas Polres Malang Kota, Haqqi mengaku sekitar pukul 02.45 menelusuri jalanan kota Malang untuk mencari makan.
Dia tidak merasakan bahwa ketika itu, dikuntit seorang laki-laki yang juga mengendarai motor. Saat sedang melintas di depan Masjid Ahmad Yani itulah, tiba-tiba motor yang dikendarai pelaku memepet motor yang dikendarainya. Sekali tendang, Haqqi terjatuh dari motornya. “Setelah itu saya langsung diancam untuk menyerahkan HP dengan todongan pisau,” katanya kepada polisi.
Dia mengaku, HP merek Cross dan Nokia serta satu helm KYT miliknya dibawa kabur pelaku. Sedangkan Gozali, 38 tahun, warga Kp. Bantar Jaya RT01 RW01, Rancak Bungur Kota Bogor, menjadi korban pencurian dengan modus menukar kartu ATM salah satu bank miliknya. Saat berada di Malang dia mengaku ATMnya dibobol, hingga uang Rp 4 juta yang disimpannya raib.
“Saya tidak begitu tahu siapa namanya. Tapi saat bertemu, saya memang minta tolong untuk menggunakan ATM karena akan menggunakan SMS banking,” terangnya. Begitu diantar ke ATM di daerah Jalan Kawi, ternyata kartu ATM miliknya malah ditukar. Dia baru sadar ketika mendapat SMS banking bahwa ada penarikan secara bertahap dari ATM miliknya hingga berjumlah Rp 4 juta. Gozali pun melaporkan pencurian ini ke Mapolres Malang Kota. (mar)