Tewas di Sungai Usai Kunjungi Calon Istri

PUJON -  Mayat laki-laki yang diketahui bernama Jarot Iswanto, 22 tahun warga Dusun Torong Desa Ngabab Kecamatan Pujon ditemukan tewas mengapung di sungai Konto, Minggu (30/3) pagi kemarin. Penemuan mayat itu tentu langsung menggemparkan warga di sungai.
Keterangan yang dihimpun menyebutkan, Jarot ditemukan tidak jauh dari lokasi jalan longsor Desa Kedungrejo, sekitar pukul 05.45 oleh warga. Warga mengabarkan penemuan itu kepada Polsek Pujon. Petugas Polsek Pujonpun langsung melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat.
Kapolsek Pujon, AKP Pujiono membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, pihaknya langsung membawa jenazah korban ke RS Hasta Brata Kota Batu dan dilanjutkan ke kamar mayat RSSA Malang. ”Awalnya belum diketahui identitasnya, namun ada salah satu warga mengaku mengenal tubuh laki-laki tersebut, identitas kemudian diketahui. Dia bernama Jarot Iswanto,” kata Puji.
Dia menuturkan, korban bertandang ke rumah calon istrinya Sabtu (29/3) malam sekitar pukul 21.00. Sewaktu pulang dari rumah Nindi, 19 tahun (calon istri) di Desa Kedungrejo Kecamatan Pujon, dia bersama enam  orang teman mengendarai sepeda motor. Selang 30 menit perjalanan pulang ke rumah untuk menghadiri acara bantengan.
Apakah ada indikasi pembunuhan dilatarbelakangi asmara, pria yang dilantik tujuh bulan sebagai Kapolsek Pujon ini menepisnya. Dalam pemeriksaan saksi-saksi, tidak ada indikasi mengarah ke sana, Saat ini pihaknya sedang menunggu hasil otopsi dari RSSA Malang.
”Kami belum mengetahui secara pasti penyebab kematian. Ada tanda-tanda muka lebam, perut agak memar,”jelasnya.
Dia menjelaskan, motor yang dikendarai korban berhasil ditemukan oleh tim SAR dan petugas kepolisian, kemari. Petugas kepolisian dan SAR saat itu langsung menyiri Sungai Konto.”Kendaraan sudah ditemukan siang tadi (Minggu,Red). Kini kendaraan diamankan di Mapolsek,” pungkas Puji kepada Malang Post.(mik/feb)