Masa Tenang, Muji Duduk Dikursi Pesakitan

Muji Mulyo Caleg DPRD Kabupaten Malang duduk samping pengacara di sidangan kemarin.

MALANG – Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen kembali menggelar sidang pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan calon legislative (Caleg). Setelah Ir Samsul Arifin, kemarin giliran H M Muji Mulyo Ssos MM, Caleg DPRD Kabupaten Malang dapil 5 dari Partai PKB yang duduk dikursi pesakitan.
Sidang diketuai Majelis Hakim Heru Wibowo Sukaten SH dengan didampingi dua anggota Tutik Budi Utami SH serta Riono SH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juni Ratnasari SH dan Lisdiati SH. Muji yang memakai baju warna hijau, terlihat tegang saat didampingi dua pengacaranya.
Agenda sidang cepat yang dimulai pukul 09.30 adalah pembacaan dakwaan oleh JPU kemudian dilanjut dengan pemeriksaan delapan orang saksi. Diantaranya Kepala Divisi Penindakan Penanganan dan Pelanggaran Pemilu Panwaslu Kabupaten Malang, George da Silva. Anggota Panwascam Kecamatan Donomulyo, Andik Suciono.
Lalu Ketua Muslimat Pengajian Kecamatan Donomulyo Siti Zaenab, serta tiga orang takmir Masjid Roudlotul Muslimin Dusun Salamrejo Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo, Mahmudin, Musaiin dan Mustofa.
Dari delapan orang saksi yang dimintai keterangan tersebut, pemeriksaan terhadap saksi Siti Zaenab ini yang menyedot perhatian pengunjung. Pasalnya keterangan yang disampaikan jawabannya selalu berbelit, dan membuat Ketua Majelis Hakim dan JPU marah. Padahal dari keterangan beberapa saksi sebelumnya, menyatakan bahwa saksi Siti Zaenab ini yang memperagakan pencoblosan surat suara dengan menunjuk nomor 4, Muji Mulyo.
“Saksi lebih baik berkata jujur karena sudah disumpah jangan menutup-nutupi. Karena saksi lainnya mengatakan bahwa yang memperagakan pencoblosan Anda. Tetapi anda membantahnya. Kalau anda berkata bohong, bisa dipidana karena memberikan keterangan bohong,” ujar JPU yang dibenarkan Ketua Majelis Hakim.
Siti juga membantah bahwa kegiatan itu dilakukan di halaman Masjid. Dia mengatakan berada di perkarangan warga yang dekat dengan halaman masjid. Padahal saksi lainnya mengatakan berada di halaman Masjid. Saksi juga mengaku tidak tahu dari mana contoh surat suara yang diterimanya.
“Saya tidak tahu siapa yang memberi surat suara itu,” tutur Siti.
Sementara George da Silva serta beberapa saksi lain mengatakan, bahwa  H M Muji Mulyo, diketahui melakukan kampanye pada 9 Maret 2014 di Masjid Roudlotul Muslimin Dusun Salamrejo Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo sekitar pukul 10.15,” ujarnya.
Muji Mulyo Ssos, membagikan contoh surat suara kepada sekitar 150 orang jamaah. Kemudian saksi Siti Zaenab memberi pengarahan kepada jamaah cara mencoblos surat suara yang diarahkan ke nomor urut 4. Sidang dilanjutkan Selasa hari ini dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa, yang dilanjut dengan pembacaan tuntutan.(agp/aim)